Ganjar: Saya Enggak Pernah Bentuk Relawan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konferensi Pers PDIP terkait pemanggilan Ganjar Pranowo di DPP PDIP, Jakarta. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi Pers PDIP terkait pemanggilan Ganjar Pranowo di DPP PDIP, Jakarta. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo angkat bicara soal sejumlah relawan di daerah yang mengusungnya sebagai bakal capres 2024. Ia menegaskan tak pernah membentuk relawan dan enggan berkomentar lebih jauh soal hal ini.

Ganjar dipanggil ke DPP PDIP sore ini untuk memberikan klarifikasi soal pernyataannya siap maju capres. Ia hadir di DPP dan menemui Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun.

"Saya enggak pernah bentuk relawan," kata Ganjar, Senin (24/10).

Lebih lanjut, Ganjar pun enggan menanggapi lagi soal dorongan dirinya maju capres usai menemui Hasto dan Komarudin. Ia menegaskan, capres-cawapres wewenang penuh Ketum Megawati Soekarnoputri.

"Di PDIP soal capres, kan, sudah jelas semua diserahkan ke Bu Mega. Soal capres itu urusannya Bu Mega, ya. [Capres wewenang] partai, biar sama-sama partai suaranya, ya," ujar dia.

kumparan post embed

Hasto sebelumnya merespons fenomena kemunculan relawan Ganjar Pranowo sebagai bakal capres 2024 yang makin gencar di berbagai daerah. Ia meminta para relawan bersabar menunggu keputusan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Ia mengingatkan, Ganjar hanya bisa maju capres apabila mendapat tiket parpol yang memenuhi syarat pencalonan presiden, yakni punya 20% kursi di Senayan.

"Kalau relawan di dalam pemahaman kami dibentuk setelah pasangan calon diumumkan dan memenuhi persyaratan dari KPU. Bahwa pasangan capres dan wapres diusung partai politik atau gabungan partai politik yang telah memenuhi presidential threshold," kata Hasto kepada wartawan di GBK Arena, Minggu (23/10).

"Jadi semuanya sabar yang penting sekarang bagaimana kita membantu rakyat. Menghadapi persoalan ekonomi yang tidak ringan ini," tambah dia.