Ganjar: Sekolah Tatap Muka Jenjang Mana Pun Oke, Masalahnya Vaksinnya Ada Tidak?

kumparanNEWSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Foto: Pemprov DKI Jakarta
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Foto: Pemprov DKI Jakarta

Panduan penyelenggaraan pembelajaran dan sekolah tatap muka di masa pandemi COVID-19 telah diterbitkan pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri yang ditandatangani Mendikbud, Menag, Menkes, dan Mendagri.

Dalam SKB itu disebutkan semua sekolah harus sudah membuka sekolah tatap muka pada Juli 2021, mulai dari jenjang PAUD hingga Perguruan Tinggi.

Menyikapi SKB empat menteri tersebut, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, pada prinsipnya Jateng siap untuk melaksanakannya dari jenjang sekolah mana pun. Namun dengan syarat vaksinasi pada guru dan tenaga kependidikan tuntas.

"Prinsipnya dari jenjang mana pun kami oke. Problem-nya satu, vaksinnya ada atau tidak," katanya saat ditemui di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Rabu (31/3).

Petugas medis menyuntikan vaksinasi COVID-19 untuk tenaga kependidikan. Foto: Asep Fathulrahman/ANTARA FOTO

Ganjar menjelaskan kebutuhan vaksin bagi tenaga pendidik sangat penting sebagai langkah awal untuk uji coba sekolah tatap muka sebelum resmi dibuka secara menyeluruh pada Juli nanti.

"Vaksin itu penting. Kalau guru-guru dan dosen-dosen yang mau uji coba (tatap muka) bisa disediakan vaksinnya, go. Tidak apa-apa. Tapi satu lagi yang penting, mereka menyiapkan SOP dan menyiapkan uji cobanya. Jangan tergesa-gesa," jelasnya.

Menurutnya, kesiapan fasilitas, standar operasional prosedur (SOP), dan kesuksesan selama uji coba juga diperlukan. Ketika dalam uji coba tersebut meyakinkan, berjalan lancar, dan semua hal yang diperlukan terpenuhi maka siap untuk dibuka sesuai panduan yang telah ditetapkan.

"Begitu sudah yakin baru di tambah. Sedikit dulu, terus kemudian berbagai jenjang. Saya tidak apa-apa kok berbagai jenjang. Tapi disiapkan semuanya seperti SOP-nya mantap, fasilitas mantap, vaksinnya sudah. Kalau belum jangan," jelas Ganjar.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meninjau persiapan uji coba sekolah tatap muka di Solo. Foto: Pemprov Jateng

Ganjar memastikan persiapan untuk uji coba sekolah tatap muka di Jateng sudah dilakukan. Pun vaksinasi tenaga pendidik untuk jenjang SMA, SMK, MA, SMP, dan MTs harus segera dituntaskan. Sesuai rencana, uji coba di beberapa sekolah akan dimulai pada 5 April 2021.

"Jateng sudah siap, tinggal nanti dikembangkan. Makanya ini guru-guru sedang kita coba untuk vaksin semuanya," jelasnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo, menjelaskan sasaran vaksinasi guru atau tenaga pendidik di Jateng sekitar 15 ribu. Terbagi atas guru SMA, SMK, MA, SMP, dan MTs di masing-masing kabupaten/kota.

"Kemarin Pak Gubernur juga sudah meninjau vaksinasi guru di Klaten ada 350 guru yang divaksin untuk Klaten. Untuk kabupaten/kota lain sudah ada yang divaksin tapi masih ada juga yang belum. Targetnya harus selesai sebelum tanggal 4 April karena tanggal 5 April itu pelaksanaannya (uji coba tatap muka)," ujarnya.

kumparan post embed