Ganjar soal Gerakan Jateng di Rumah Saja: Pelaksanaan Berjalan Baik

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan pelaksanaan gerakan Jateng di Rumah saja selama dua hari berjalan baik. Gerakan ini berlangsung pada Sabtu-Minggu kemarin.
"Kalau melihat dari pelaksanaannya bagaimana, rasa-rasanya banyak video yang dikirim kepada kami, pengawasan dari kawan-kawan di kabupaten, dari masyarakat, partisipasi dari desa, mereka pada ngirimin semua. Rasa-rasanya mereka pada bersemangat dan membantu,” kata Ganjar dalam keterangannya, Senin (8/2).
Meski belum bisa melihat dampak baik dari gerakan ini, namun dia menyakini bahwa gerakan ini mengajarkan banyak hal kepada masyarakat terutama tentang simpati dan empati.
“Kami tahu persis tidak semuanya senang, kami tahu persis ada yang marah, tapi percayalah karena kita lagi belajar bagaimana berempati dan berdisiplin. Insyaallah ini manfaatnya banyak,” kata Ganjar.
Pihaknya akan memantau dalam seminggu ke depan, untuk bisa mengetahui dampak dari pelaksanaan Gerakan Jateng di Rumah Saja terhadap penurunan angka COVID-19.
“Ini kita mengukur paling nggak seminggu sampai dengan dua minggu. Kami akan hitung mulai kira-kira seminggu dan seterusnya. Kalau penurunan yang signifikan dari penyakitnya belum akan kelihatan karena baru dua hari,” imbuh dia.
Namun, terlepas dari itu semua, Ganjar meminta masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan. Pihaknya berharap, gerakan selama dua hari ini membangun kembali kesadaran disiplin protokol kesehatan.
“Kami minta mulai besok kita juga tetap ketat pada prokes, maka sekali lagi saya berikan penghargaan dan penghormatan pada seluruh elemen masyarakat jateng yang sudah berpartisipasi dalam jateng di Rumah saja dua hari,” kata dia.
Seperti diketahui, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melaksanakan Gerakan Jateng di Rumah Saja pada 6-7 Februari. Gerakan ini sebagai tindak lanjut Pemprov Jateng merespon perpanjangan PPKM Jawa-Bali yang berakhir pada 8 Februari esok.
