Ganjar soal Penebar Ancaman ke Anies Ditangkap: Penegak Hukum Gerak Cepat

13 Januari 2024 14:46 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Capres nomor urut 03 Ganjar Pranowo saat menghadiri acara pertemuan dengan TPD, Caleg Partai Koalisi dan Relawan di Gedung Internatio, Kecamatan Krembangan, Surabaya, Sabtu (13/1/1024). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Capres nomor urut 03 Ganjar Pranowo saat menghadiri acara pertemuan dengan TPD, Caleg Partai Koalisi dan Relawan di Gedung Internatio, Kecamatan Krembangan, Surabaya, Sabtu (13/1/1024). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Ganjar menyampaikan terima kasih kepada Polri karena telah bergerak cepat menangkap pelaku ancaman penembakan terhadap Anies itu.
ADVERTISEMENT
"Terima kasih aparat penegak hukum bergerak cepat agar demokrasi berjalan dengan baik. Tidak ada yang melakukan intimidasi," ujar Ganjar usai menghadiri acara pertemuan dengan TPD, Caleg Partai Koalisi dan Relawan di Gedung Internatio, Kecamatan Krembangan, Surabaya, Sabtu (13/1).
Dalam kasus ini, Polri belum menemukan senjata api (senpi) pada AWK (23), pemilik akun TikTok @calonistri71600 yang menyampaikan ancaman penembakan terhadap capres 01, Anies Baswedan.
"Iya, dari informasi awal belum ditemukan adanya hal tersebut, hanya kita mengamankan sesuai dengan alat bukti yang terkait dengan pelanggaran, yaitu alat-alat yang dipakai, handphone ataupun yang lainnya," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho di Mabes Polri, Sabtu (13/1).
Sandi menjelaskan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku. Dari penyelidikan awal, pelaku mengakui perbuatannya.
ADVERTISEMENT
"Interogasi awal hanya jawabannya bahwa dia sudah mengakui untuk itu, pengakuannya sudah ada, bahwa dia benar dia yang mencuitkan. Dia yang punya akun tersebut, namun lebih dalam mohon waktu saat ini tim tengah mendalami baik untuk motifnya," jelas Sandi.
AWK ditangkap oleh tim gabungan Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim bersama Dittipidsiber Bareskrim Polri. Penangkapan berlangsung pada pagi tadi sekitar pukul 09.30 WIB di Jember, Jawa Timur.