Ganjar Turun Tangan Lagi Tertibkan Kerumunan di Sentra Vaksinasi Kota Semarang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menertibkan kerumunan di sentra vaksinasi Holy Stadium Marina Semarang. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menertibkan kerumunan di sentra vaksinasi Holy Stadium Marina Semarang. Foto: Dok. Istimewa

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali turun tangan menertibkan kerumunan di sentra vaksinasi massal di Kota Semarang.

Kali ini sentra vaksinasi di Holy Stadium Marina Semarang yang kena tegur Ganjar. Di tempat itu ia melihat calon penerima vaksin berjubel sedang menunggu antrean.

"Kerumunan e kok okeh banget ya mas, ini kita review mas," kata Ganjar kepada petugas yang berjaga, Rabu (14/6).

Ganjar sendiri rupanya sudah dua kali mendapat laporan soal kerumunan di sentra vaksinasi tersebut.

kumparan post embed

Untuk itu, ia meminta pihak panitia maupun aparat keamanan mengevaluasi ulang alur pelaksanaan vaksinasi.

"Saya sudah dapat laporan dua kali lho, bagus sih tapi kalau kerumunan kaya gini bahaya. Dimulai dari pintu masuk dan sebagainya itu dibatasi. Didata yang datang," ujar dia.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menertibkan kerumunan di sentra vaksinasi Holy Stadium Marina Semarang. Foto: Dok. Istimewa

Sebab, dia khawatir kerumunan antrean itu memicu penularan virus corona. Ia pun menyarankan agar kuota vaksin dikurangi menyesuaikan jumlah petugas yang berjaga.

"Pak jenengan yang dari dinas, di-manage aja sehari kapasitasnya berapa. Aku deg-degan terus soalnya ini laporan ke saya, direview-direview. Kalau bisa duduk semua kayak gini ini bagus. Karena yang di sana itu sama sekali ngga ada yang jaga itu," tegur Ganjar.

Selain itu, menurut Ganjar, untuk memecah kerumunan pelaksanaan vaksinasi segera dimulai dan dipercepat.

"Kalau vaksinator dan petugas sudah ada yang siap, tidak perlu menunggu lebih lama sehingga kerumunan lebih cepat diurai," tandasnya.