Gara-gara Saling Tatap dengan Geng Motor, Dua Pengendara di Tangerang Dibacok

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi mengamankan pelaku dari peristiwa kekerasan dengan sajam di Fly Over Taman Cibodas, Kota Tangerang. Foto: Dok. Polres Tangerang Kota
zoom-in-whitePerbesar
Polisi mengamankan pelaku dari peristiwa kekerasan dengan sajam di Fly Over Taman Cibodas, Kota Tangerang. Foto: Dok. Polres Tangerang Kota

Sekelompok geng motor menyerang dua pria menggunakan senjata tajam (sajam) saat berkendara di kawasan flyover Taman Cibodas, Jatiuwung, Kota Tangerang, Rabu (13/5) dini hari. Kekerasan itu berawal dari saling tatap antara pelaku dan korban.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, mengatakan peristiwa itu terjadi ketika kedua korban mengendarai sepeda motor dari Jakarta menuju Tangerang. Korban kemudian bersinggungan dan sempat saling tatap dengan pelaku di kawasan Cimone, Kota Tangerang.

Akibat hal itu, mereka sempat bersitegang di jalan. Ketika korban memilih pergi, mereka justru dikejar oleh pelaku.

“Korban dikejar beberapa pelaku menggunakan dua sepeda motor. Setibanya di lokasi flyover, memepet kendaraan dan korban langsung diserang menggunakan senjata tajam secara bersama-sama,” ungkap Jauhari.

Menurut Jauhari, pelaku juga sempat mencoba mengambil kunci motor dan ponsel milik korban. Namun, upaya tersebut gagal karena mendapat perlawanan.

Barang bukti yang diamankan polisi dari peristiwa kekerasan dengan sajam di Fly Over Taman Cibodas, Kota Tangerang. Foto: Dok. Polres Tangerang Kota

Akibat kejadian tersebut, salah satu korban mengalami enam luka bacok di bagian punggung dan paha. Sementara korban lainnya mengalami luka serius di bagian punggung dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Polisi berhasil menangkap tiga pelaku berinisial MH, DP, dan GR di lokasi berbeda pada Jumat (22/5). Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor, celurit, helm, pakaian yang digunakan saat kejadian, dan ponsel.

“Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengidentifikasi kelompok pelaku yang diketahui berasal dari wilayah Pasar Kemis hingga Serang,” tutur Jauhari.

Jauhari menegaskan polisi akan terus memburu pelaku lain yang terlibat dalam aksi kejahatan jalanan. Ia menggarisbawahi bahwa para pelaku akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kekerasan jalanan dan geng motor yang meresahkan masyarakat. Seluruh pelaku yang terlibat akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.