Garda Revolusi Iran Konfirmasi Gugurnya Komandan Angkatan Laut Alireza Tangsiri

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapal perang fregat kelas Moudge IRIS Dena dari Angkatan Laut Iran berlabuh di Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta sejak Sabtu (5/11/2022). Foto: Jemima Shalimar/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapal perang fregat kelas Moudge IRIS Dena dari Angkatan Laut Iran berlabuh di Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta sejak Sabtu (5/11/2022). Foto: Jemima Shalimar/kumparan

Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengkonfirmasi gugurnya Laksamana Madya Alireza Tangsiri, komandan Angkatan Laut (AL) Iran akibat serangan koalisi AS-Israel. Dilansir Reuters, Tangsiri tewas akibat luka parah yang ia derita.

Kabar itu disampaikan oleh IRGC lewat statement resmi, yang diberitakan oleh media lokal Iran, Senin (30/3).

Sementara itu, serangan terhadap Tangsiri terjadi pada Kamis (26/3) lalu. Israel mengeklaim, mereka menargetkan Tangsiri dalam sebuah serangan yang tepat dan presisi.

"Dalam sebuah serangan yang presisi dan mematikan, Angkatan Bersenjata Israel telah menghabisi salah satu komandan AL IRGC, Tangsiri, bersama dengan sejumlah perwira senior lainnya," kata Menhan Israel, Israel Katz.

Adapun media Iran lainnya, IRIB, menyatakan Tangsiri telah gugur sebagai syahid oleh Amerika Serikat di garis depan pertempuran.

"Dalam wawancara terakhirnya, beliau menyatakan:‘Kehormatan terbesar bagi kami adalah memberikan nyawa kami demi membela Iran," lapornya.

Tangsiri merupakan figur penting dalam strategi militer Iran di Selat Hormuz, terutama dalam pengembangan taktik asimetris yang berdampak pada keamanan jalur energi global.