Gas Elpiji Meledak di Surabaya: Rusak 2 Rumah, 6 Orang Terluka

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tim Inafis Polrestabes Surabaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi ledakan di Surabaya, Jawa Timur, Senin (26/10/2026). Foto: Didik Suhartono/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Tim Inafis Polrestabes Surabaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi ledakan di Surabaya, Jawa Timur, Senin (26/10/2026). Foto: Didik Suhartono/ANTARA FOTO

Warga Jalan Kupang Segunting, Kelurahan Dr Soetomo, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, dikagetkan dengan ledakan di salah satu rumah pada Senin (26/10) pagi. Ledakan yang berasal dari kebocoran gas LPG itu mengakibatkan dua orang luka.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya, Linda Novanti, mengatakan ledakan di Jalan Kupang Segunting tersebut terjadi sekitar pukul 07.22 WIB.

“Rincian laporan, objek bangunan permanen, yang terdampak rumah hunian,” kata Linda saat dikonfirmasi, Senin (26/10).

Tim Inafis Polrestabes Surabaya membawa barang bukti saat olah tempat kejadian perkara (TKP) di Surabaya, Jawa Timur, Senin (26/10/2026). Foto: Didik Suhartono/ANTARA FOTO

Linda menyampaikan sebanyak dua rumah mengalami rusak berat dan empat rusak sedang akibat peristiwa itu. Selain itu, ada dua orang yang luka-luka.

"Jumlah korban luka dua jiwa dengan rincian, inisial JL (54) luka bakar 75 persen serta RLOA (84) terkena serpihan kaca di bagian tangan sebelah kiri," ucapnya.

Saat ini, kedua korban ledakan telah dibawa ke RSUD Dr Soewandhi dan RSUD William Booth, untuk segera mendapatkan penanganan medis.

Personel BPBD Surabaya membersihkan puing-puing di lokasi ledakan yang diduga kebocoran LPG di Jalan Kupang Segunting, Kelurahan Dr Soetomo, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, Senin (26/10/2026). Foto: Dok. Istimewa

"Keseluruhan korban luka berjumlah 2 jiwa sudah mendapat penanganan di RSUD Dr. Soewandhi dan RSUD. William Booth," ungkapnya.

"Personel BPBD Surabaya melakukan pembersihan puing-puing di lokasi bangunan yang terdampak, juga menghalau warga agar tidak mendekat ke lokasi kejadian," tambah dia.