Gaya Crazy Rich Thailand saat Lockdown: Pesan Steak Wagyu untuk Makan Malam

kumparanNEWSverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang karyawan dari layanan pengiriman makanan mewah White Glove Delivery mengumpulkan pesanan di Bangkok, Thailand. Foto: AFP/Lillian SUWANRUMPHA
zoom-in-whitePerbesar
Seorang karyawan dari layanan pengiriman makanan mewah White Glove Delivery mengumpulkan pesanan di Bangkok, Thailand. Foto: AFP/Lillian SUWANRUMPHA

Bagi banyak orang, pandemi virus corona membuka lebar pintu kesengsaraan. Kebijakan lockdown yang diterapkan banyak negara membuat jutaan orang di dunia kehilangan pekerjaan.

Namun, ketika orang-orang tampak mengantre untuk mendapatkan makanan gratis, tak sedikit pula orang yang sedang berpesta di balik pintu rumah masing-masing.

Seperti yang terekam di Thailand, ketika para orang super kaya memesan makanan mewah untuk makan malamnya.

Diberitakan AFP, Rabu (6/5), Thailand merupakan salah satu negara dengan tingkat kesenjangan sosial tertinggi di dunia. Jurang itu bahkan semakin melebar ketika pandemi menerjang, dengan 22 juta orang kini berharap kepada bantuan langsung tunai dari pemerintah.

embed from external kumparan

Meski kondisi sedang sulit, para "crazy rich" yang tinggal di Bangkok nyatanya tetap bisa menikmati hidup mewah. Keinginan untuk menikmati sajian lezat nan mewah juga tetap bisa mereka rasakan seiring dengan dibukanya layanan pesan antar.

Perusahaan layanan tamu kelas VIP, Silver Voyage Club, tampak sibuk mengantarkan makanan mahal dari restoran mewah di Bangkok selama lockdown.

“Klien kami adalah kelas atas, kebanyakan VIP dari nasabah bank,” ujar sang pendiri, Jakkapun Rattanapet.

Layanan tersebut merupakan program gratis bagi para nasabah bank kelas atas. Jakkapun menyebut kliennya tersebut setidaknya memiliki USD 1 juta (Rp 15 miliar) di rekeningnya.

Pengemudi pengiriman Grab Food di Bangkok, Thailand. Foto: AFP/Lillian SUWANRUMPHA

Perusahaannya meluncurkan layanan ‘White Glove Delivery’ yang biasa mengantarkan makanan mewah kepada para klien. Mereka kebanyakan memesan steak wagyu, seafood, dan dim sum yang ditawarkan dari 20 restoran terbaik atau hotel bintang lima.

Jakkapun menyatakan makanan tersebut biasa dipesan untuk makan malam perusahaan dan selebritas. Makanan tersebut dikirimkan dengan sangat hati-hati dengan membungkusnya di dalam boks.

Tak hanya itu, Jakkapun juga bisa menyediakan seorang pelayan untuk menyiapkan meja makan malam sekaligus menghidangkan makanannya.

Orang-orang makan di sela-sela partisi plastik di restoran hotpot Penguin Eat Shabu di Bangkok, Thailand. Foto: AFP/Lillian SUWANRUMPHA

Berdasarkan Forbes, Thailand saat ini memiliki 27 orang super kaya dengan harta mencapai triliunan. Keluarga Chearavanont yang bergerak di industri pertanian menjadi teratas dengan kekayaan senilai USD 27,3 miliar.

Saat ini, pemerintah Thailand kembali mengizinkan warganya untuk makan di restoran dengan mematuhi social distancing. Thailand tercatat memiliki 2.998 kasus positif corona dengan 54 orang meninggal dunia.

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

***

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.