Ge-er Sering Disenyumi, Satpam di Palembang Coba Perkosa Penghuni Kompleks

Aksi nekat Heri Harianto (45), seorang penjaga malam di Kecamatan Gandus, Palembang, berakhir babak belur di tangan warga. Heri diamankan usai menyusup ke rumah ibu rumah tangga berinisial VT (30) dan mencoba melakukan pemerkosaan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (5/10) sekitar pukul 11.00 WIB. Korban yang tengah bersantai bermain ponsel di ruang tamu terkejut melihat pelaku masuk tanpa izin hanya mengenakan sarung tanpa celana dalam. Pelaku kemudian langsung berupaya memeluk korban.
Refleks, VT mendorong tubuh pelaku sembari berteriak histeris meminta pertolongan warga dan menghubungi suaminya. Teriakan korban menyulut amarah warga sekitar yang langsung mengepung dan menganiaya pelaku hingga babak belur sebelum akhirnya menyerahkannya ke pihak kepolisian.
"Saya lagi santai sambil main ponsel. Pintu depan rumah terbuka. Pelaku masuk memakai sarung tanpa celana dan hendak memeluk saya. Langsung saya dorong dan saya telepon suami sambil berteriak minta tolong," ujar VT saat memberikan keterangan.
VT mengungkapkan, pelaku baru bekerja sebagai penjaga malam di kompleks perumahannya selama sebulan terakhir. Sebelum melancarkan aksinya, Heri sempat terlihat mengintip dari balik jendela rumah korban sekitar pukul 10.00 WIB.
Di hadapan penyidik, Heri berkilah dan mengeklaim tindakan nekatnya tersebut hanya dilandasi rasa iseng akibat gede rasa atau ge-er.
"Aku khilaf, Pak, korban ini kerap tersenyum samo aku. Saya cuma iseng masuk karena korban orangnya ramah. Pas saya masuk, kami sama-sama terkejut, terus korban teriak dan saya ditangkap warga," kata Heri.
Pamapta Polrestabes Palembang, Ipda Andi Ardiansyah, membenarkan penangkapan pelaku percobaan pemerkosaan tersebut. Saat ini Heri telah ditahan di Satreskrim Polrestabes Palembang untuk menjalani pemeriksaan intensif.
"Pelaku beserta laporan dari pihak korban sudah kami terima dan saat ini kasusnya ditangani oleh Satreskrim Polrestabes Palembang," pungkas Andi.
