Gegana Ledakkan Benda Mencurigakan di Jalan Pari, Banda Aceh

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga Banda Aceh digegerkan temuan benda mencurigakan berbentuk kardus yang diduga bom. (Foto: Zuhri Noviandi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Warga Banda Aceh digegerkan temuan benda mencurigakan berbentuk kardus yang diduga bom. (Foto: Zuhri Noviandi/kumparan)

Warga Lampriet dihebohkan dengan penemuan benda mencurigakan berbentuk kardus di depan rumah warga di Jalan Pari No 6, Kota Banda Aceh, tak jauh dari kediaman Gubernur nonaktif Aceh, Irwandi Yusuf.

Pantauan kumparan Rabu (18/7), tim Jibom beserta personel Polresta Banda Aceh saat ini telah berada di lokasi untuk mengecek kebenaran dari benda mencurigakan tersebut.

Satu unit mobil Gegana dan beberapa mobil milik petugas kepolisian berjaga-jaga di sekitar lokasi. Dua orang personel terlihat memakai baju penjinak bom.

Warga Banda Aceh digegerkan temuan benda mencurigakan berbentuk kardus yang diduga bom.  (Foto: Zuhri Noviandi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Warga Banda Aceh digegerkan temuan benda mencurigakan berbentuk kardus yang diduga bom. (Foto: Zuhri Noviandi/kumparan)

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan petugas telah memasang garis polisi di depan Jalan Pari.

Informasi yang diperoleh dari seorang warga bernama Adi, benda mencurigakan itu ditemukan warga sekitar pukul 15.30 WIB. Adi mengatakan awalnya ia kaget saat melintasi kawasan Lampriet dekat jalan Pari karena melihat warga sudah ramai berkumpul di sana.

Warga Banda Aceh digegerkan temuan benda mencurigakan berbentuk kardus yang diduga bom. (Foto: Zuhri Noviandi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Warga Banda Aceh digegerkan temuan benda mencurigakan berbentuk kardus yang diduga bom. (Foto: Zuhri Noviandi/kumparan)

“Tidak tahu, tadi waktu saya orang sudah ramai kumpul. Katanya ada benda mencurigakan seperti bom dalam kardus,” sebutnya.

Benda yang diduga bom itu menyerupai kardus air mineral yang dibungkus dengan lakban hitam. Hingga saat ini, tim Jibom dari Polda Aceh masih menyisir lokasi dan memeriksa benda yang mencurigakan lainnya.

Informasi dari Ridwan, pemilik rumah, awalnya ia melihat sebuah paket tergeletak di depan rumahnya, padahal dia merasa tak pernah memesan sebuah barang.

Namun tak berapa lama berselang, dirinya ditelepon orang tak dikenal, yang mengancamnya untuk menerima paket tersebut.

"Pertama saya dapat paket kiriman, mana ada saya terima paket, saya merasa tak pernah pesan barang. Setelah itu ada yang menelepon saya, ia minta uang tebusan kalau tidak barang itu akan diledakkan karena remote-nya ada dengan yang menelepon itu," kata pemilik rumah yang menerima paket itu.