Gelar KHI 2026, Dorong Praktisi Humas Jadi Penggerak dan Daya Bangsa

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konvensi Humas Indonesia 17-18 Oktober 2026. Dok: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Konvensi Humas Indonesia 17-18 Oktober 2026. Dok: Istimewa

Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (PERHUMAS) akan menyelenggarakan Konvensi Humas Indonesia (KHI) 2026 di Sumaryo Grand Ballroom, The Sunan Hotel Solo, Surakarta, pada Sabtu, 17 Oktober 2026.

Mengusung tema “Humas sebagai Daya Bangsa: Menenun Kepercayaan, Menggerakkan Indonesia”, KHI 2026 mengajak insan humas dan komunikasi untuk memperkuat peran strategis profesi kehumasan dalam membangun kepercayaan publik, mempererat kolaborasi lintas sektor, serta mendorong kemajuan Indonesia di tengah dinamika komunikasi yang semakin kompleks.

Diselenggarakan oleh PERHUMAS bersama Katadata dan didukung Global Alliance for Public Relations and Communication Management, KHI 2026 menjadi forum bagi praktisi humas, akademisi, pemerintah, media, dunia usaha, komunitas, serta pemimpin komunikasi untuk bertukar perspektif dan merumuskan pendekatan komunikasi yang relevan dengan tantangan masa kini.

Kegiatan ini menargetkan lebih dari 450 peserta dan menghadirkan lebih dari 35 pembicara dari beragam latar belakang.

Ketua Umum PERHUMAS, Boy Kelana Soebroto, menegaskan bahwa perubahan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat telah menghadirkan tantangan besar bagi profesi humas, terutama dalam menjaga reputasi dan kepercayaan publik.

“Di era ini perubahan terjadi lebih cepat daripada kemampuan kita untuk memahaminya. Artificial Intelligence (AI) berkembang dengan sangat pesat. Informasi bergerak tanpa batas. Disinformasi menyebar semakin masif. Reputasi yang dibangun bertahun-tahun dapat berubah hanya dalam hitungan menit.

Tantangan terbesar yang kita hadapi sesungguhnya adalah krisis kepercayaan,” ujar Boy dalam rangkaian Kick Off KHI 2026.

Pandangan tersebut menjadi salah satu landasan penyelenggaraan KHI 2026. Di tengah derasnya arus informasi, perkembangan kecerdasan artifisial (AI), serta tantangan disinformasi, peran humas tidak lagi terbatas pada penyampaian pesan.