Gelombang Kelvin dan MJO Aktif, Waspada Cuaca Buruk hingga 23 Februari

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Awan hitam menyelimuti langit Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (21/1). Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
zoom-in-whitePerbesar
Awan hitam menyelimuti langit Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (21/1). Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

BMKG menyampaikan prakiraan terbaru mengenai potensi cuaca di Indonesia selama sepekan ke depan mulai hari ini hingga 23 Februari 2022.

Berdasarkan hasil analisa dinamika atmosfer terkini, BMKG mengidentifikasi adanya potensi peningkatan curah hujan dalam periode sepekan ke depan di beberapa wilayah Indonesia.

"Kondisi tersebut dipicu oleh peningkatan aktivitas dinamika atmosfer seperti aktifnya Madden Julian Oscillation (MJO) yang saat ini berada pada fase 3 di sekitar Samudera Hindia dan menunjukkan kontribusi cukup signifikan terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/2).

MJO adalah aktivitas intramusiman yang terjadi di wilayah tropis.

kumparan post embed

BMKG menjelaskan, kondisi tersebut diperkuat dengan fenomena gelombang atmosfer, yaitu gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial yang cukup aktif di beberapa wilayah.

"Adanya pola tekanan tekanan rendah yang memicu terbentuknya pumpunan dan belokan angin yang diperkuat juga dengan adanya pengaruh labilitas udara dalam skala lokal," jelas Guswanto.

Mengamati potensi tersebut, BMKG memberikan peringatan dini terdapat potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang-lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang serta gelombang tinggi.

Ilustrasi Cuaca Buruk di Jakarta. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Berikut daftar wilayah yang berpotensi dilanda hujan sedang hingga lebat 17-23 Februari:

  1. Aceh

  2. Sumatera Utara

  3. Riau

  4. Jambi

  5. Bengkulu

  6. Sumatera Selatan

  7. Lampung

  8. Banten

  9. DKI Jakarta

  10. Jawa Barat

  11. Jawa Tengah

  12. DI Yogyakarta

  13. Jawa Timur

  14. Bali

  15. Nusa Tenggara Barat

  16. Kalimantan Barat

  17. Kalimantan Tengah

  18. Kalimantan Selatan

  19. Kalimantan Timur

  20. Kalimantan Utara

  21. Sulawesi Utara

  22. Gorontalo

  23. Sulawesi Tengah

  24. Sulawesi Barat

  25. Sulawesi Selatan

  26. Sulawesi Tenggara

  27. Maluku Utara

  28. Maluku

  29. Papua Barat

  30. Papua

Gelombang tinggi disertai angin kencang menerjang kawasan tersebut di Teluk Labuan, Pandeglang, Banten, Minggu (6/2/2022). Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

Selain itu, BMKG juga memprediksi beberapa perairan di Indonesia akan mengalami kenaikan gelombang, yakni rough sea atau gelombang tinggi. Ketinggian gelombang berkisar 2,5 hingga 4 meter.

Berikut daftarnya:

  • Laut Natuna Utara

  • Perairan utara Sabang

  • Perairan barat Aceh hingga Kep. Nias

  • Perairan barat Kep. Mentawai

  • Perairan Enggano โ€“ Bengkulu

  • Perairan barat Lampung

  • Samudra Hindia barat Sumatra

  • Selat Sunda bagian barat dan selatan

  • Perairan selatan Banten hingga Jawa Timur

  • Samudra Hindia selatan Banten hingga NTB

  • Perairan utara Kep. Sangihe

  • Perairan utara Kep. Talaud

  • Laut Maluku bag. utara

  • Perairan utara Kep. Halmahera

  • Laut Halmahera

  • Perairan utara Papua Barat

  • Samudra Pasifik utara Papua Barat hingga Papua

Pohon tumbang di sejumlah ruas jalan di Kota Bogor, Senin (24/1/2022). Foto: Dok. Istimewa

Lebih lanjut, BMKG meminta masyarakat tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir, angin kencang, gelombang tinggi.

Sebab cuaca ekstrem ini dampak memicu potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang dan sebagainya.