Gempa 3,6 Magnitudo Guncang Kabupaten Bandung

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi gempa bumi. Foto: MuhsinRina/shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gempa bumi. Foto: MuhsinRina/shutterstock

Gempa bumi berkekuatan 3,6 magnitudo mengguncang wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (4/11) pukul 17.04 WIB.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah II, Hartanto, mengatakan berdasarkan hasil analisis, gempa tersebut terjadi pada jarak 21 kilometer Tenggara Kabupaten Bandung.

"Episenter terletak pada koordinat 7.2 LS dan 107.61 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 21 kilometer Tenggara Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada kedalaman 4 kilometer," kata Hartanto melalui keterangan tertulis, Selasa (4/11).

Hartanto menyebut, gempa ini termasuk pada jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif," ujar Hartanto.

Hartanto mengungkapkan, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Pangalengan dengan Skala III MMI (getaran terasa seperti truk berlalu).

Di Ciparay, Kertasari, Banjaran, Soreang, Pangauban, Pameungpeuk dengan Skala Intensitas II MMI (benda-benda yang menggantung terlihat bergoyang).

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut," kata Hartanto.

Hartanto mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak jelas kebenarannya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk menghindar dari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah," pungkas Hartanto.