Gempa 6,4 M Garut Berpusat di Darat Akibat Lempeng Indo-Australia

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi aktivitas gempa di Indonesia. Foto: ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi aktivitas gempa di Indonesia. Foto: ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis informasi terkait gempa berkekuatan magnitudo 6,4 yang mengguncang Garut, Jawa Barat, pada sore hari ini.

"Hari Sabtu 3 Desember 2022 pukul 16.49.41 WIB wilayah selatan Garut, Jawa Barat, diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 6,1," tulis Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG Daryono, Sabtu (3/12) sore.

"Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,44° LS ; 107,51° BT, atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Mekarmukti, Garut, Jawa Barat pada kedalaman 109 km," sambungnya.

Gempa yang mengguncang Garut merupakan akibat dari aktivitas lempeng Indo-Australia

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas dalam lempeng Indo-Australia (intraslab). Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip)," ujarnya.

Gempa ini dirasakan hingga ke Trenggalek, Jawa Timur. Berikut daerah yang terasa guncangan gempa:

  • Garut dengan skala intensitas IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah).

  • Soreang, Kopo, Kalapanunggal, Sumur, Ciamis, Tasikmalaya dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

  • Sumedang, Lembang, Pamoyanan, Panimbang, Cikeusik, Labuan, Purworejo, Bantul, Kulonprogo dengan skala intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

  • Cikembar, Cugenang, Palabuhan Ratu, Bandung, Bogor, Cilacap, Sawarna, Cireunghas, Bojong, Yogyakarta, Wonosobo, Karangkates, Trenggalek dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Gempa ini tidak berpotensi tsunami dan belum ada laporan gempa susulan hingga pukul 17.20 WIB.