Gempa Cianjur Terasa hingga Jakarta, Orang Kantoran Panik Keluar Gedung

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepanikan pegawai Kemendag akibat gempa, pada Senin (21/11).  Foto: Akbar Maulana/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kepanikan pegawai Kemendag akibat gempa, pada Senin (21/11). Foto: Akbar Maulana/kumparan

Gempa 5,6 magnitudo mengguncang kawasan Cianjur, Senin (21/11). Gempa dengan kedalaman 10 km itu bahkan terasa hingga Jakarta dan Bandung.

Gempa membuat sebagian warga Jakarta terutama yang berkantor di gedung panik. Mereka berupaya secepat mungkin lari keluar gedung.

"Iya tadi terasa goyang. Lumayan kenceng. Lampu semua goyang. Saya langsung bawa anak saya turun," kata Puspa, warga salah satu apartemen di kawasan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Kepanikan pegawai Kemendag akibat gempa, pada Senin (21/11). Foto: Akbar Maulana/kumparan

Kepanikan juga terjadi di kompleks Kementerian Perdagangan. Para pegawai langsung berhamburan keluar gedung. Para pegawai berkumpul di titik evakuasi yang telah disediakan.

"Sebentar terasa tapi lumayan kencang. Jadi sementara nunggu dulu di luar," kata Akbar di lokasi.

"Tadi juga ada yang nenteng sepatu hak cuma pakai sandal untuk segera mengamankan diri keluar gedung," tambah dia.

Kepanikan pegawai Kemendag akibat gempa, pada Senin (21/11). Foto: Akbar Maulana/kumparan

Hingga pukul 13.45 pegawai masih di luar gedung. Ada instruksi agar pegawai tetap berada di luar dan belum diperkenankan masuk.

Di luar mereka terpantau mengobrol menceritakan apa yang dirasakan saat gempa terjadi, ada yang mengabadikan momen dengan mengambil video dan foto. Beberapa pegawai juga terpantau sudah membawa tas mereka masing-masing.

BMKG merilis gempa terjadi di kawasan Cianjur, Jawa Barat di kedalaman 10 Km, dengan kekuatan gempa 5,6 Magnitudo. Gempa terjadi pukul 13.21 WIB. Belum ada informasi terkini soal adanya korban atau kerusakan parah yang ditimbulkan akibat gempa ini.