Gempa di Filipina Berpotensi Tsunami di RI: Dua Kali Gempa Susulan 6,7 dan 5,9 M

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi gempa bumi. Foto: Inked Pixels/shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gempa bumi. Foto: Inked Pixels/shutterstock

Gempa bumi tektonik terjadi di Mindanao, Filipina hingga menyebabkan peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah pesisir RI pada Senin (8/6).

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani mengungkap, gempa ini terasa hingga ke Kota Morotai, Halmahera Utara, hingga Kabupaten Gorontalo Utara. Gempa itu pun tak berhenti sekali, ada dua kali susulan tang terdeteksi.

"Hingga pukul 07.11 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya dua aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo sebesar 6,7 dan 5,9,” ucap Faisal di Kantor BMKG, Senin (8/6).

BMKG menetapkan status Siaga untuk sejumlah wilayah, yakni Minahasa, Bolaang Mongondow, Kota Manado, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Buol, Kepulauan Sangihe, Gorontalo, Kepulauan Talaud, Semenanjung Minahasa, Toli-Toli, Kota Palu, Donggala, Kota Ternate, dan Kota Bitung.

Sementara itu, status Waspada diberlakukan untuk Kota Tidore, Bulungan, Nunukan, Halmahera, Kota Tarakan, Halmahera Utara, Kutai Timur, Kota Bontang, dan Berau.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak agar tetap tenang dan mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan otoritas setempat serta BMKG.