Gempa di Sichuan China Tewaskan 21 Orang
·waktu baca 2 menit

Gempa berkekuatan 6,8 mengguncang provinsi Sichuan China pada Senin (5/9). Gempa tersebut menjadi yang terkuat melanda kawasan Shicuan sejak 2017.
Dikutip dari Reuters, tercatat 21 orang korban jiwa akibat lindu itu. Gempa tersebut juga mengguncang ibu kota provinsi Chengdu dan beberapa provinsi lainnya. Pusat gempa berada di kota Luding yang terletak di pegunungan sekitar 226 km barat daya Chengdu.
Beberapa jalan dan rumah di dekat pusat gempa rusak akibat tanah longsor, sementara komunikasi terputus di setidaknya satu daerah. Gempa juga terasa di provinsi Yunnan, Shaanxi dan Guizhou yang jaraknya ratusan kilometer dari pusat gempa.
Menurut otoritas setempat, tidak ada kerusakan pada bendungan dan pembangkit listrik tenaga air yang berjarak 50 km (31 mil) dari pusat gempa. Namun, kerusakan pada jaringan telah mempengaruhi daya sekitar 40.000 penguna listrik.
Gempa bumi biasa terjadi di provinsi barat daya Sichuan, terutama di pegunungannya di barat, daerah yang aktif secara tektonik di sepanjang batas timur dataran tinggi Qinghai-Tibet.
Salah satu penduduk Chengdu, Laura Luo menjelaskan bahwa ketika dalam perjalanan pulang, dia melihat orang-orang bergegas keluar dari rumah dengan panik setelah mendapatkan peringatan gempa.
"Ada banyak orang yang sangat ketakutan hingga mulai menangis," tambah Luo.
Beberapa klip video yang menunjukkan keadaan saat gempa juga tersebar di media sosial memperlihtkan lampu yang bergoyang ketika guncangan terjadi.
Gempa bumi Sichuan paling kuat yang pernah tercatat terjadi pada Mei 2008, ketika gempa berkekuatan 8,0 yang berpusat di Wenchuan menewaskan hampir 70.000 orang dan menyebabkan kerusakan parah.
Penulis: Thalitha Yuristiana.
