Geng Narkoba Ancam Presiden Ekuador: Kau Mau Perang, Kau Dapatkan Perang!

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi menahan tersangaka sejumlah pria yang masuk gedung TC Television di Guayaquil, Ekuador, Selasa, 9 Januari 2024. Foto: AP/Cesar Munoz
zoom-in-whitePerbesar
Polisi menahan tersangaka sejumlah pria yang masuk gedung TC Television di Guayaquil, Ekuador, Selasa, 9 Januari 2024. Foto: AP/Cesar Munoz

Presiden Daniel Noboa pada Senin (9/1) mengumumkan darurat nasional yang disebabkan kekerasan geng narkotika. Aksi Noboa direspons oleh kelompok bersenjata.

Beberapa polisi dilaporkan disandera oleh kelompok bersenjata yang terkait gembong narkoba. Salah satu di antaranya dipaksa membacakan pesan ancaman terhadap Noboa.

"Kau mendeklarasikan perang, kau akan mendapat perang," kata polisi yang dipaksa membaca ancaman tersebut, seperti dikutip dari AFP.

Presiden baru Ekuador, Daniel Noboa. Foto: MARCOS PIN / AFP

"Kau mendeklarasikan darurat nasional. Kami mendeklarasikan, polisi, warga sipil, dan tentara sebagai rampasan perang," sambung dia.

Sejak pertama kali dilantik sebagai presiden pada Oktober 2023 lalu, Noboa berjanji memerangi kejahatan dan kekerasan terkait narkoba.

Noboa pada awal pekan ini telah mengumumkan situasi darurat selama 60 hari. Keputusan tersebut berimbas pada berlakunya jam malam.

Darurat nasional adalah respons dari kaburnya gangster paling berbahaya di Ekuador Jose Adolfo Marcias atau Fito.

Usai darurat nasional kondisi di Ekuador mencekam. Televisi nasional Guayaquil diserbu oleh kelompok bersenjata. Penyerbuan berujung penyanderaan jurnalis.