Geng Rawa Lele 212, Pengeroyok Polisi di Bekasi yang Berusia Belia

Dua petugas polisi Polsek Pondok Gede menjadi korban pengeroyokan sekelompok anak muda yang tengah tawuran di Celepuk 2, Jalan Raya Jati Makmur, Pondok Gede, Kota Bekasi, Minggu (3/12) dini hari.
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto menyatakan bahwa pengeroyok aparat tersebut merupakan Geng Rawa Lele 212. 11 orang dicurigai terlibat dalam peristiwa tersebut. Tujuh di antaranya sudah diatangkap, sedangkan empat orang lainnya masih diburu petugas.
“Kejadian (terjadi) saat kelompok Geng Rawa Lele 212, sekitar 40 orang merayakan ulang tahun dengan cara berkumpul, makan dan meminum minuman keras. Kemudian kelompok tersebut mencari gengster lain (mencari musuh tawuran),” kata Setyo dalam keterangan tertulisnya yang diterima kumparan (kumparan.com), Minggu (3/12).
Aksi penyerangan kepada Iptu Panjang (41) dan Bripka Slamet Aji (44) dilakukan sekumpulan remaja tawuran dengan menggunakan celurit serta melempari batako. Aksi itu terjadi setelah petugas ingin membubarkan aksi tawuran.
Tujuh pelaku yang telah ditangkap aparat kepolisian saat ini tengah menjalani pemeriksaan. Bahkan, tiga dari pelaku masih bocah alias di bawah 17 tahun.

Berikut tujuh pelaku yang telah diamankan petugas;
1. Fahmi (20 tahun) – Islam. Alamat: Jalan Celepuk 2, Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi. Fahmi adalah pembacok lengan Bripka Slamet Aji
2. Iman (20 tahun) – Islam. Alamat: Perum Taman Mini, Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi. Iman berperan melempari petugas kepolisian dengan batu batako.
3. Heri (20 tahun). – Islam. Alamat: jalan Jatikramat Bulak Rt.002/11, Jatikramat, Jatiasih, Pondok Gede, Bekasi. Heri melempar batu ke arah polisi dan memukul dengan tangan kosong.
4. Anggi Oktavian (20 tahun) – Islam. Alamat: Jalan Celepuk 2, Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi. Anggi sempat memukul polisi dan merekam aksi pengeroyokan tersebut.
5. Angger Saputra (16 tahun) – Islam. Seorang pelajar SMK Mitra Nusantara. Alamat: Jalan Antara Rt. 004/11/ Jatimakmur, Pondok Gede, Kota Bekasi.
6. Irfan (16 tahun) – Islam. Irfan adalah seorang pengammen. Alamat: Perumahan Graha Gang Nangka RT.12/01, Jatimekar, Jatiasih, Kota Bekasi. Irfan berperan menjaga motor pelaku saat peristiwa tawuran berlangsung.
7. Romi Romadoni (14 tahun) – Islam. Mantan pelajar SMP 23 Bekasi yang baru saja diberhentikan. Alamat: Bojong Jalan Sawo Rt. 002/11, Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi. Ia juga memilki peran sama dengan Irfan, menjaga motor para pelaku pengeroyokan.
