Geng Texas dan Solobone Bentrok di Tanjung Priok, Satu Orang Tewas
ยทwaktu baca 2 menit

Geng Texas dan Solobone terlibat bentrok di Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Rabu (3/11) dini hari. Tawuran dua kelompok itu menyebabkan satu orang dari geng Solobone, SR alias D (29) tewas.
Nyawa korban tidak terselamatkan setelah dikeroyok oleh 6 tersangka. Ia dihajar dengan senjata tajam.
"Korban SR alias D sempat duel satu lawan satu dengan salah satu DPO kemudian dia (tersangka) dibantu sehingga terjadi pengeroyokan yang tidak seimbang. Satu orang dikeroyok sampai 6 orang, akhirnya korban meninggal dunia," kata Kapolres Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Darmawan dalam jumpa pers di Mapolres Jakarta Utara, Selasa (9/11).
Guruh menjelaskan, tawuran terjadi di Jalan RE Martadinata. Kedua kelompok itu sudah janjian untuk tawuran melalui pesan WhatsApp.
Geng Texas datang dengan 30 orang, sementara Solobone berjumlah 20 orang. Mereka sudah mempersiapkan diri dengan senjata tajam seperti celurit dan katana.
Saat aksi saling serang itu pecah, korban terpisah dari kelompoknya. Hingga akhirnya ia dikeroyok dan mengalami luka parah di tubuhnya.
"Sempat dibawa ke rumah sakit tapi sampai rumah sakit korban tidak tertolong. Meninggal dunia," kata Guruh.
Dalam kasus ini polisi telah menangkap dua dari enam tersangka yang terlibat pengeroyokan yaitu SG alias G (20), FJT alias J (19). Sementara tersangka lainnya masih buron.
Meski begitu polisi sudah mengetahui identitas mereka yaitu R alias K (21), RA alias I (20), AD (21), dan T (26).
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti senjata tajam dari kasus itu. "Barang bukti ada katana, celurit, dan pakaian korban," kata Guruh.
Para tersangka dijerat dengan Pasal 170 ayat 2 ke-3. Mereka terancam hukuman pidana maksimal 12 tahun penjara.
10 Tersangka Tawuran
Tidak hanya kasus pengeroyokan, dalam peristiwa itu polisi juga menangkap sejumlah orang yang ikut dalam tawuran. Mereka ialah AD (23), BD (23), DN (27), ED (48), FQ (17), IF (24), MHN (17), MIRYH (27), YF (19), dan YS (18).
"Sudah kita lakukan tes urine beberapa di antaranya positif narkoba," kata Guruh.
