Gerindra Hormati Baliho Ulang Tahun Jokowi di Solo: Itu Hak Warga

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bambang Haryadi, politisi Partai Gerindra, yang juga Anggota/Wakil Ketua Komisi VII DPR. Foto: Andri/Man/dpr.go.id
zoom-in-whitePerbesar
Bambang Haryadi, politisi Partai Gerindra, yang juga Anggota/Wakil Ketua Komisi VII DPR. Foto: Andri/Man/dpr.go.id

Baliho ucapan ulang tahun kepada Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang dipasang Pemerintah Kota Surakarta mendapatkan protes dari DPC Gerindra Solo. Menurut mereka ada perbedaan perlakuan saat Presiden Prabowo Subianto berulang tahun.

DPC Gerindra Solo mempertanyakan, mengapa Pemkot Surakarta tak memasang baliho ucapan selamat juga kepada Ketua Umum Gerindra tersebut saat dirinya berulang tahun.

Sekretaris Fraksi Gerindra Bambang Haryadi pun buka suara soal protes ini. Menurutnya, Fraksi Gerindra menghormati pemasangan baliho itu.

“Oh kita saya belum tahu ini malah baru tahu dari ini. Tapi prinsipnya kita kan harus hormati kan. Bahkan sekarang itu ketua-ketua RT aja sekarang ulang tahun banyak warga yang ngucapin kok jadi wajar-wajar saja kok itu,” ucap Bambang di DPR, Rabu (24/6).

Joko Widodo menanggapi kasus korupsi Nadiem Makarim di kediamannya. Foto: Dok. tim kumparan

Ia mengatakan, pemasangan baliho adalah hak setiap warga negara. Apabila sudah membayar untuk memasang baliho, Bambang menyebut hal itu tak menjadi masalah.

"Ya prinsipnya kita tidak dalam posisi ini ya, prinsipnya itu hak setiap warga negara kok kita hormatin. Pak Jokowi juga mantan Presiden kita juga, pemimpin kita,” ucap Bambang.

“Wajarlah kalau mungkin warga Solo kan partisan beliau kan atau pendukung beliau yang memasang baliho kan hak. Yang penting kan bayar pemasangan balihonya itu selesai kok nggak ada masalah,” tandasnya.