Gerindra: Parpol yang Usul Penundaan Pemilu Sudah Sepakat Jadwal Pemilu 2024
ยทwaktu baca 2 menit

Ketua DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan alasan mengapa partainya hingga kini belum menyatakan sikap soal penundaan Pemilu 2024, seperti yang sudah disinggung kembali oleh sejumlah elite politik.
Menurut Dasco, usulan penundaan Pemilu tak dilakukan melalui proses politik di DPR dan MPR, sehingga belum dapat ditanggapi Gerindra.
"Itu kan baru wacana di media. Bukan melalui proses politik di DPR atau MPR. Nah oleh karena baru wacana-wacana, ya kita pikir tidak perlu ditanggapi oleh Gerindra," kata Dasco kepada wartawan di Gedung DPR Senayan, Selasa (1/3).
"Kecuali ada proses politik, itu baru ada tanggapan. Dan itu pun adalah kewenangan Ketua Umum Partai Gerindra Pak Prabowo. Jadi sementara ya, kita mengamati saja di media," imbuh dia.
Dasco menegaskan, usulan penundaan Pemilu 2024 belum dibahas di internal partai. Saat ini, pihaknya masih fokus melakukan konsolidasi partai jelang Pemilu 2024.
"Enggak pernah [bahas], kan kita sama-sama baca dari media. Kita enggak bahas. Kalau konsolidasi partai kan kita memang terus, ada isu enggak ada isu ya kita memang dari dulu sudah ada time table yang mesti kita ikuti," paparnya.
Dia menyebut jadwal Pemilu 2024 sudah disepakati oleh semua parpol di Komisi II DPR, termasuk disepakati parpol-parpol yang mengusulkan pemilu ditunda yaitu PAN dan PKB, juga Golkar.
"Kalau kesepakatan DPR, ya semua partai sudah sepakat [soal jadwal Pemilu]. Termasuk yang ngusulin penundaan kan sebenarnya sudah sepakat, kan gitu,"
- Dasco.
Sementara itu, Dasco menyampaikan pihaknya juga masih fokus mengusung Prabowo Subianto sebagai capres 2024. Ia berjanji ketika waktu sudah tepat, deklarasi terhadap Prabowo akan dilakukan.
"Itu kan memang sudah rencana lama ya untuk melakukan deklarasi, tapi kan kita belum tahu tanggal, bulan, dan waktunya. Kita akan rapatkan, nanti kalau sudah pasti, ya kan teman-teman media diundang," terang dia.
Di sisi lain, Dasco membantah kader-kader Gerindra diminta untuk tidak bicara soal usul penundaan pemilu. Ia menegaskan kembali, alasan Gerindra tak menanggapi wacana ini karena belum berproses di DPR dan MPR.
"Enggak ada itu [edarannya]. Mana edarannya? Enggak ada. Saya juga ditanya, saya juga bingung, orang saya enggak terima, makanya bingung. Nah ini buktinya saya ngomong," tegas Dasco.
"Proses politik itu kan adanya di DPR/ MPR. Tadi saya sudah bilang, kalau proses politik itu berjalan, tidak cuma wacana, baru kita akan nanggepin. Dan yang boleh menanggapi itu Ketua Umum Partai Gerindra, bukan Dasco," tandas dia.
