Gibran Belajar dari India soal Program Makan Siang Gratis

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
Wali kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dikerubuti wartawan. Foto: Dok. kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wali kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dikerubuti wartawan. Foto: Dok. kumparan

Wapres terpilih Gibran Rakabuming Raka belajar dari India untuk merealisasikan program andalan mereka, yaitu makan siang gratis. Sebab India sudah lama menerapkan program tersebut.

"Intinya kita persiapkan skema terbaik, belajar dari negara-negara lain yang sudah menjalankan program ini," ujar Gibran di Balai Kota Solo, Selasa (2/4).

Pada Senin kemarin, Dubes India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, bertemu dengan Gibran di Solo membahas masa depan teknologi dan penjajakan kerja sama. Dalam pertemuan itu, Gibran sempat bertanya soal program makan siang di negeri Bollywood.

Gibran (kedua dari kiri) bertemu dengan Dubes India (ketiga dari kiri), Senin (1/4/2024). Foto: Dok. Kumparan

Gibran mengatakan terdapat tim yang sedang belajar ke India. Dalam penjajakan kerja sama itu melihat efeknya pada anak dan murid sekolah dalam program tersebut.

“Efeknya seperti apa ke anak-anak, ke murid, lalu kami belajar pendistribusian logistik seperti apa, central kitchen seperti apa, keterlibatan ahli gizinya seperti apa,” ucap dia.

"Sangat efektif dan itu menunya [komposisi menu] hampir mirip yang kita ajukan juga. Iya, pokoknya ada protein dan lainnya dan susu," ujar Gibran.

Gibran juga mengungkapkan menurut Dubes India, program Makan Tengah Hari (Mid-Day Meal/MDM) berjalan baik.

“Beliau (Dubes India Sandeep Chakravorty) bilang efisien central kitchen-nya, logistiknya efisien, itu jadi pembelajaran,” papar putra Presiden Jokowi ini.

Sejumlah siswa menunjukkan makanan gratis saat simulasi program makan siang gratis di SMP Negeri 2 Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (29/2/2024). Foto: Sulthony Hasanuddin/Antara Foto

Makan gratis, lanjut dia, telah menjadi program di 76 negara. Namun, dengan skema yang berbeda-beda, antara lain India dan Jepang.

India sudah berjalan dengan populasi yang cukup banyak. Kami sedang menyiapkan skema terbaik supaya program makan gratis tidak memberatkan APBN,” kata Gibran.

Peluang Bisnis RI-India

Sebelumnya Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menyebut banyak peluang bisnis yang dibicarakan bersama wapres terpilih Gibran Rakabuming Raka di Balai Kota Solo.

Salah satu peluang kerja sama adalah soal program makan siang gratis. Tim paslon 02 Prabowo-Gibran menerjunkan tim ke India untuk melihat langsung program makan siang gratis. India sudah menerapkan makan siang gratis sejak 1984.

“Ada penjajakan dengan mengirimkan delegasi ke Indonesia ke India, melihat program Makan Tengah Hari (Mid-Day Meal/MDM),” ujar Sandeep, Senin (1/4).