Gibran ke Penyintas Banjir yang Minta Solusi: Pembangunan Bali Ini Sangat Masif
·waktu baca 2 menit

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, menyinggung soal pembangunan yang masif di Bali saat mengunjungi korban banjir di Banjar Tohpati, Desa Kesiman Kertalangu, Kota Denpasar, Bali, Jumat (12/9).
Hal ini bermula saat seorang bapak yang menjadi korban meminta Gibran mencari solusi banjir yang dari tahun ke tahun terus melanda Pulau Dewata. Banjir ini memberi rasa trauma para warga.
"Mohon solusi ke depan, Pak. Mohon Bapak bisa koordinasi dengan para ahli perairan karena sumber-sumber air sudah jelas, Pak, cuma gorong-gorong hilirnya cuma satu," kata warga itu.
Merespons ini, Gibran memastikan banjir segera ditangani dan serapan perairan terutama di Denpasar berjalan lancar sehingga banjir tak terulang kembali.
"Karena pembangunan di Bali ini sangat masif saya titip saja nanti kita temukan (solusinya), drainase tempat-tempat untuk serapan air, dan agar tidak terjadi banjir seperti ini dan kita ingin pasca-kejadian ini diperhatikan di sektor-sektor pariwisata dan tadi ibu-ibu yang berjualan supaya bisa berjualan lagi," kata Gibran.
Di tempat yang sama, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengaku bahwa pemerintah kota telah melakukan upaya pencegahan banjir. "Artinya sebenarnya sudah ada penurunan drainase tapi karena hujannya juga luar biasa," sambung Jaya Negara.
Sampai saat ini, ada 18 korban meninggal, 5 hilang, dan 441 warga mengungsi akibat banjir di Bali.
