Gibran Merendah Ditanya Unggul di Survei TPN Ganjar-Mahfud: Saya Ini Cupu Saja

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gibran resmikan Taman Cerdas Panulara di Solo. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gibran resmikan Taman Cerdas Panulara di Solo. Foto: kumparan

Cawapres 02 Gibran Rakabuming Raka menanggapi hasil survei internal dari TPN Ganjar-Mahfud yang merupakan rivalnya. Paslon Prabowo-Gibran berada di urutan pertama.

Dalam survei TPN, elektabilitas Prabowo-Gibran mencapai 41,1 persen, Ganjar-Mahfud sebesar 37 persen dan Anies-Muhaimin Iskandar 21,7 persen.

Gibran enggan memberikan banyak tanggapan. Wali Kota Solo memilih untuk merendah.

"Nggaklah, saya ini cupu saja," kata Gibran usai meresmikan ulang Taman Cerdas Panularan, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (29/12).

Putra Presiden Jokowi ini enggan menjawab pertanyaan politik yang dilontarkan wartawan. Termasuk pertanyaan soal banyaknya dukungan terhadap Prabowo-Gibran.

kumparan post embed

Survei Internal TPN Ganjar-Mahfud

Sebelumnya Deputi politik 5.0 Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Andi Widjajanto, mengungkapkan survei internal mereka dilakukan setelah dua kali debat Pilpres 2024.

Dia menjelaskan data internal diperoleh dari triangulasi lintas metode yakni survei konvensional, FGD 31 kota, dan predictive media analysis yang juga digunakan untuk Pilpres 2019.

"Gabungan triangulasi metode itu, 7 hari yang lalu Mas Ganjar posisinya di 35 (persen), lalu dalam 24 jam terakhir ada di 37 (persen), Prabowo di 7 hari yang lalu ada di 42,6 (persen) lalu hari ini ada di 41,1 (persen). Mas Anies 7 hari yang lalu ada di 22 (persen) lalu stabil di 21,7 (persen)," kata Andi di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Jalan Cemara, Jakarta Pusat, Rabu (27/12).

Menurutnya, angka itu tidak akan berubah signifikan hingga 14 Februari 2024 jika tidak ada kejadian luar biasa.

Hasil survei itu menunjukkan, elektabilitas Prabowo turun, Ganjar naik dan mereka akan bertarung di putaran kedua. Namun, tentunya itu terjadi jika tidak ada kejadian luar biasa.