Gibran Pastikan Pemerintah Optimal Selesaikan Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau Jembatan Gantung Kendawi di Gayo Lues, Aceh, Kamis (6/8/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau Jembatan Gantung Kendawi di Gayo Lues, Aceh, Kamis (6/8/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengatakan kunjungannya ke Aceh bertujuan melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus memastikan proses pemulihan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

"Kehadiran saya di Aceh hari ini adalah untuk melihat langsung kondisi di lapangan, memantau perkembangan penanganan pascabencana yang sedang berjalan, sekaligus mendengar langsung aspirasi, masukan, dan kebutuhan masyarakat terdampak," kata Gibran dalam keterangannya, Kamis (6/8).

Ia menegaskan pemerintah berkomitmen mempercepat pemulihan infrastruktur dan layanan dasar di wilayah terdampak.

"Pemerintah terus bekerja secara optimal untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan layanan dasar di Aceh," ujarnya.

Meski demikian, Gibran mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Karena itu, pemerintah membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan.

"Namun demikian saya menyadari, masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan dan tantangan yang perlu terus dibenahi. Karena itu saya terbuka terhadap setiap aspirasi, masukan, maupun kritik yang konstruktif agar setiap langkah pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat," tuturnya.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berbincang dengan warga ketika meninjau revitalisasi sekolah SDN-7 Jangka saat kunjungan kerja ke Kabupaten Bireuen, Aceh, Kamis (6/8/2026). Foto: Rahmad/ANTARA FOTO

Gibran juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses penanganan dan pemulihan pascabencana, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, relawan, lembaga swadaya masyarakat, hingga dunia usaha.

"Saya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, relawan, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat yang telah bergotong royong membantu proses pemulihan," katanya.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau Jembatan Gantung Kendawi di Gayo Lues, Aceh, Kamis (6/8/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan

Menurut Gibran, semangat gotong royong menjadi modal penting dalam proses pemulihan, namun negara tetap bertanggung jawab memastikan pembangunan infrastruktur yang aman dan layak bagi masyarakat.

"Semangat gotong royong ini sangat berharga, namun pembangunan infrastruktur yang aman dan layak pakai adalah tanggung jawab negara. Pemerintah akan terus mengawal penyelesaiannya agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman," pungkasnya.