Gibran Tiba di Indonesia Usai Hadiri KTT G20 di Afsel

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tiba usai mengikuti rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Afrika Selatan di Jakarta, Senin (24/11/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tiba usai mengikuti rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Afrika Selatan di Jakarta, Senin (24/11/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan

Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka tiba di Indonesia, Senin (24/11) usai mengikuti rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Johannesburg, Afrika Selatan.

Dari Bandar Udara Internasional O.R. Tambo, Johannesburg, Afrika Selatan, Gibran beserta rombongan terbatas lepas landas menuju Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (23/11) pukul 17.30 waktu setempat (WS). Gibran beserta rombongan tiba di Indonesia pukul 09.45 WIB, Senin (24/11).

Selama berada di Afrika Selatan, Gibran mengikuti serangkaian pertemuan pada KTT G20. Ia juga melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah kepala negara.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tiba usai mengikuti rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Afrika Selatan di Jakarta, Senin (24/11/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan

Gibran bicara urgensi pemerataan manfaat teknologi kecerdasan buatan dalam pidato penutupan KTT G20 di Johannesburg, Afrika Selatan, Minggu (23/11). Ia menegaskan, AI akan menentukan kekuatan ekonomi ke depan.

"AI akan menentukan kekuatan ekonomi selama beberapa dekade mendatang," kata Gibran.

Gibran menyoroti timpangnya distribusi manfaat AI yang saat ini masih dikuasai segelintir perusahaan dari negara maju. Ia menyebut, ketidakseimbangan tersebut berpotensi memperdalam kesenjangan digital jika tidak segera diatasi.

"Namun saat ini, manfaatnya masih sangat timpang, terkonsentrasi di segelintir perusahaan dari beberapa negara maju. Jika ketidakseimbangan ini berlanjut, kesenjangan digital akan semakin dalam," ujarnya.

Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka dalam forum Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Johannesburg, Afrika Selatan, Sabtu (22/11/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan

Gibran mendorong agar revolusi teknologi kali ini tidak mengulang ketidakadilan pada masa lalu. Menurutnya, G20 harus memastikan AI dapat menjadi kekuatan untuk inklusi.

"Kali ini, kita harus berbuat lebih baik. Revolusi ini harus adil dan harus bermanfaat bagi rakyat. G20 harus memastikan bahwa AI menjadi kekuatan untuk inklusi," kata dia.