Go-Jek Angkat Bicara Soal Modus Pencurian Pakai Jaket Ojek Online

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Ojek Online Go-Jek. (Foto: Instagram: @gojekindonesia)
zoom-in-whitePerbesar
Ojek Online Go-Jek. (Foto: Instagram: @gojekindonesia)

Perusahaan Go-Jek turut angkat bicara menanggapi aksi pencurian dengan modus baru di mana pelakunya mengenakan jaket dan atribut ojek online untuk menghilangkan kecurigaan saat menjalankan aksi. Baru-baru ini beredar video pria berseragam ojek online yang bekerjasama dengan temannya untuk mencuri di sebuah rumah. Pada Maret lalu, ada juga peristiwa pencurian di sebuah kafe di Tebet, Jaksel, pelakunya pria berseragam ojek online. Pihak Go-Jek mengakui ada segelintir oknum yang menyalahgunakan kepercayaan masyarakat terhadap mitra pengemudi ojek online. Perusahaan berharap perilaku negatif itu tidak merugikan ratusan ribut mitra ojek online yang memiliki niat kerja dan melayani pelanggan.

Tindakan kriminal memang bisa menggunakan modus operandi yang bermacam-macam, dan kami sangat berharap bahwa oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut, apapun modus operandinya, bisa diproses sesuai hukum yang berlaku.

X post embed

Kepolisian telah mengimbau masyarakat untuk ikut memperhatikan kondisi sekitarnya dan tidak sungkan untuk bertanya kepada mereka yang berseragam ojek online, serta terlihat mencurigakan. "Imbauannya agar tetap waspada dan hati-hati apabila ada ojek online yang sedang berhenti di depan rumah, depan ruko, terutama di perumahan yang sedang menunggu atau stand by," kata Kasubdit Ranmor Polda Metro Jaya AKBP Yuldi Yusman. Dua pemain besar dalam bisnis ojek online, baik Go-Jek dan Grab, menyatakan kesiapan mereka untuk bekerjasama dengan pihak berwenang dalam mengusut kasus ini. Baca juga: Grab Siap Bantu Polisi Cari Pencuri Beratribut Ojek Online