Golkar: Ada Rekomendasi Dewan Pakar, Kami Bisa Buat Koalisi Baru

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua DPD Golkar Jabar, Ace Hasan Syadzili. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ketua DPD Golkar Jabar, Ace Hasan Syadzili. Foto: Dok. Istimewa

Waketum Golkar, Ace Hasan Syadzili, membeberkan hasil rapat pleno ke VII Dewan Pakar Partai Golkar yang digelar pekan lalu. Di rapat itu, Dewan Pakar merekomendasikan Golkar membuat koalisi baru di luar koalisi yang sudah ada, termasuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang awalnya beranggotakan Golkar, PAN, dan PPP.

“Kita kan tahu bahwa hingga saat ini kan belum ada poros yang sudah fix yah, dan Golkar sebagai partai pemenang kedua tentu memiliki potensi juga untuk membuat poros tersendiri,” kata Ace saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa (11/7).

Ace menyebut, di koalisi baru ini, Golkar bisa mengusung ketum mereka, Airlangga Hartarto, sebagai bakal capres. Soal rekan koalisi, Golkar sedang penjajakan dengan PAN.

“Tentu bisa (di luar KIB), sejauh ini kan KIB belum dibubarkan. Jadi artinya bisa jadi akan semakin memperluas koalisi besar sebagaimana memang menjadi keinginan kita untuk membuat poros tersendiri itu,” lanjut Ketua DPD Golkar Jawa Barat itu.

Airlangga sebelumnya sempat beberapa kali bertemu dengan bacapres Gerindra, Prabowo Subianto. Namun menurut Ace, pertemuan itu tak terkait dengan rencana perluasan koalisi, melainkan pertemuan biasa sesama menteri.

“Kalau pertemuan secara informal kan pak ketua umum kan Pak Airlangga Hartarto yang juga Menko perekonomian tentu kan sering bertemu dengan Pak Prabowo ya sebagai sesama anggota kabinet,” tutupnya.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memasuki mobil usai mengikuti rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/7/2023). Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Berdasarkan naskah rekomendasi Rapat Pleno ke-VIII Dewan Pakar Partai Golkar, ada 3 rekomendasi untuk Airlangga Hartarto demi menegakkan marwah partai, terkhusus menghadapi Pemilu 2024.

Berikut 3 rekomendasi Rapat Pleno ke-VIII Dewan Pakar Partai Golkar:

  1. Membentuk poros baru di luar bakal koalisi pencapresan yang sudah ada, sejauh memenuhi Electoral-Presidential. Poros baru ini akan menguntungkan kedudukan dan posisi Partai Golkar, di mana Partai Golkar akan memiliki “kendaraan politik" dalam Pencapresan. Selain itu, poros baru ini akan membangkitkan moril seluruh Caleg Partai Golkar sebagai pejuang pejuang partai di garis depan dalam menuju kemenangan Pileg Partai Golkar dalam Pemilu 2024

  2. Sejalan dengan rekomendasi angka (1) di atas, maka Ketua Umum DPP Partai Golkar sebagai Mandataris MUNAS X yaitu Airlangga Hartarto mendeklarasikan diri sebagai Calon Presiden dari Partai Golkar, dan sekaligus menentukan pasangan Cawapresnya sesegera mungkin dengan batas waktu selambatnya sebelum bulan Agustus 2023 berakhir.

  3. Dalam rangka menyukseskan Pemilu 2024, Dewan Pakar Partai Golkar mengusulkan agar Airlangga Hartarto bersama Partai Golkar menyelenggarakan Program Airlangga Hartarto Menyapa Rakyat di seluruh Indonesia, demi memenangkan Pilpres dan Pileg 2024.