Golkar: Airlangga atau Ridwan Kamil Tak Masalah, yang Penting Tak Jadi Penonton

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Melchias Marcus Mekeng. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Melchias Marcus Mekeng. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Melchias Marcus Mekeng menyebut bahwa Golkar tetap mengacu pada hasil Munas Golkar yakni Airlangga Hartarto menjadi cawapres. Namun, ia mengatakan Golkar juga harus realistis, tetap membuka peluang bila Ridwan Kamil disepakati koalisi.

“Ya itu (Airlangga) tetap didorong tapi itu semua putusan akhirnya pada si capres itu. Capres itu tidak mengalir kan tentunya Golkar harus berpikir,” kata Mekeng saat dihubungi, Kamis (14/9).

Mekeng mengatakan selain hasil Munas tersebut, elektoral kandidat sosok cawapres juga harus diperhitungkan.

“Kenapa ya harus Airlangga? Kenapa harus Ridwan Kamil? Sebagai kader Golkar yang dilirik juga harusnya Golkar senang dong, artinya tidak kosong, dan tidak memaksakan diri,” ujarnya.

Menurut beberapa lembaga survei, nama Mantan Gubernur Jawa Barat itu menjadi salah satu nama yang masuk dalam bursa cawapres dengan elektoral yang cukup tinggi.

“Jadi kalau misalnya memang tidak mengambil Airlangga, tentunya Golkar harus realistis, masih ada kader yang bisa direpresentasikan ini. Semua harus pakai rasional, enggak pakai hati, enggak baper,” imbuhnya.

Di sisi lain, terkait hasil putusan Munas Golkar, Mekeng menyebut itu adalah hal teknis. Menurutnya, yang terpenting adalah bagaimana Golkar bisa ikut berperan dalam Pilpres 2024 mendatang.

“Kalau itu (Munas) kan masalah teknis, itu urusan kami. Tapi saya yang penting Golkar masuk di dalam kontestasi ini, jangan jadi penonton mulu,” pungkasnya.

Komunikasi khusus pun juga diakui terus dilakukan antara Gerindra dan Golkar. Apalagi mereka telah punya keputusan mendorong Airlangga Hartarto sebagai cawapres.

Sehingga bila nanti Ridwan Kamil yang dipilih, pasti akan ada keputusan baru yang harus diubah oleh partai berlambang pohon beringin tersebut.

Di sisi lain, Ridwan Kamil memang dilirik juga oleh koalisi Ganjar. Dia juga jadi salah satu kandidat kuat cawapres Ganjar selain Mahfud MD.