Golkar Buka Peluang Ahmad Luthfi Untuk Jadi Kader Partai

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Waketum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menyampaikan keterangan kepada wartawan di DPP Golkar, Jakarta Kamis (18/7/2024). Foto: Haya Syahira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Waketum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menyampaikan keterangan kepada wartawan di DPP Golkar, Jakarta Kamis (18/7/2024). Foto: Haya Syahira/kumparan

Waketum Golkar Ahmad Doli Kurnia bicara mengenai kemungkinan eks Kapolda Jateng, Komjen Pol Ahmad Luthfi untuk bergabung dengan partai politik.

Luthfi mengatakan Koalisi Indonesia Maju (KIM) terutama partainya menyerahkan sepenuhnya kepada Luthfi untuk menjadi kader ataupun tidak.

“Kita tidak menganggap penting status kepartainya seperti apa,” kata Doli saat ditemui di Kantor DPP Golkar, Selasa (30/7) malam.

Tapi, ia tak memungkiri bahwa partai politik membutuhkan ketokohan kader untuk mengerek elektoral partai.

Begitupun dengan hubungan dengan legislatif ketika sudah menjabat nanti. Ada kemudahan yang akan didapatkan seorang kepala daerah jika tergabung dengan partai politik.

Baliho bergambar wajah Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi marak di kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (23/4/2024). Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan

“Tapi tentu masing-masing partai politik kan juga pasti ada kepentingan ya kepentingan elektoral terhadap partainya di daerah itu,” katanya.

“Karena ternyata di parlemennya kalau hanya sekadar independen tidak bisa ngegrip dengan partai politik tertentu Itu akan merepotkan misalnya,” sambung Ketua Komisi II DPR RI itu.

Meski tidak mewajibkan, Doli berharap ini mejadi pertimbangan Luthfi agar masuk ke dalam partai politik khususnya yang ada di KIM.

“Nah tentu kita berharap juga masing-masing partai politik, nanti Pak luthfi akan suatu waktu bisa memilih,” tuturnya.