Golkar: Kepala LIPI Tri Handoko Profesional dan Berpengalaman untuk Pimpin BRIN

Presiden Jokowi akan melantik Kepala BRIN. Rencananya, Kepala LIPI Laksana Tri Handoko akan menjadi Kelapa BRIN.
Menanggapi soal penunjukan Tri Handoko sebagai Kepala BRIN, anggota Komisi VII DPR Ridwan Hisjam mengatakan hal itu merupakan pilihan yang tepat. Sebab Tri Handoko sangat profesional dan sudah memiliki pengalaman dalam memimpin LIPI.
"Saya kira, saya sangat kenal baik dengan Pak Tri ini dan sangat profesional sekali dan sudah punya pengalaman cukup besar memimpin LIPI dan malah pernah ada guncangan pada dua tahun yang lalu beberapa peneliti-peneliti kan mengundurkan diri. Nah itu Pak Tri dalam mengatasi dengan baik dan dapat merangkul kembali," kata Ridwan, Rabu (28/4).
"Jadi kesenioritasan dan pengalaman memimpin ini, saya kira cukup untuk bisa memimpin BRIN. Kami positif sangat mendukung," tambah dia.
Selain itu, disebutkan nantinya BRIN akan memiliki Dewan Pengarah dalam menjalani fungsinya. Nantinya dewan pengarah akan ditunjuk oleh Jokowi.
Menyikapi soal Dewan Pengarah BRIN, Ridwan menyerahkan hal itu kepada Jokowi.
"Belum (tahu siapa). Karena prerogatif presiden tidak dikonsultasikan ke DPR," kata dia.
Namun, politikus Golkar itu berharap Dewan Pengarah BRIN diisi oleh sosok yang profesional di bidang riset dan inovasi. Apalagi, tugas BRIN yakni mengintegrasikan seluruh riset yang ada di lembaga dan kementerian.
"Cuma kita di DPR sebagai pembuat UU mengharapkan agar Dewan Pengarah itu didudukan orang-orang yang profesional di bidang riset dan inovasi, dan diharapkan memang sudah punya pengalaman di bidang itu," kata Ridwan.
"Dan terdiri dari kaum profesional terus akademisi, industriawan karena BRIN. Kalau BRIN ini riset dan inovasi mengarah pada aplikasi jadi riset inovasi yang bisa langsung dipergunakan di masyarakat. Sehingga melibatkan industriawan," jelas dia.
Nantinya Presiden Jokowi akan melantik Kepala BRIN sore nanti di Istana Negara. Kepala LIPI saat ini yaitu Laksana Tri Handoko bakal menjadi Kepala BRIN menggantikan Bambang Brodjonegoro.
