Golkar: Pertemuan Prabowo dan Ridwan Kamil Penjajakan Akhir Cawapres

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Melchias Marcus Mekeng. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Melchias Marcus Mekeng. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Waketum Partai Golkar Melchias Marcus Mekeng menanggapi pertemuan antara Ketum Gerindra Prabowo Subianto dengan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil adalah sebagai salah satu penjajakan cawapres jelang Pilpres 2024.

“Ya di sini yang berkembang kan pertemuan Ridwan Kamil, ini mungkin penjajakan akhirlah ya sebelum mengambil keputusan siapa yang akan dijadikan pendampingnya,” kata Mekeng saat dihubungi, Kamis (14/9).

Mekeng mengungkapkan Prabowo juga bertemu dengan kandidat bakal calon cawapres lainnya untuk menggali diferensiasi seperti Airlangga Hartarto dan Erick Thohir. Pertemuan itu wajar untuk mencari sosok terbaik.

“Tentunya Pak Prabowo melihat sebuah diferensial yang dimiliki semua calon tapi juga tidak mungkin juga dia memperhitungkan elektoral si calon untuk bisa menambah suara Pak Prabowo,” ujarnya.

Prabowo makan malam bersama Ridwan Kamil di kediaman Prabowo pada Rabu (13/9/2023) malam. Foto: Instagram/@prabowo

Meski begitu, Mekeng juga tak menampik bahwa pertemuan Prabowo dan Emil itu untuk menjaga Emil agar tidak keluar dari Golkar khususnya KIM (Koalisi Indonesia Maju).

“Ya itu termasuk, makannya dipanggil, diajak ngobrol gitu loh. Sehingga nanti muncul dia akan memutuskan koalisinya siapa yang lebih pantas yang bisa memenangkan. Ini kan umpanya mengawinkan capres dengan cawapres, jangan mengawinkan tapi enggak jadi menang,” ungkapnya.

“Jadi enggak mungkin kalau misalnya Ridwan Kamil sudah dipanggil Bu Mega terus enggak dipanggil juga (sama Prabowo) dipanggil juga,” pungkasnya.

Prabowo makan malam bersama Ridwan Kamil di kediaman Prabowo pada Rabu (13/9/2023) malam. Foto: Instagram/@prabowo

Pertemuan antara Ketum Gerindra sekaligus bacapres Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto dengan Waketum Golkar Ridwan Kamil, Rabu (13/9) malam di Kertanegara, terasa istimewa. Keduanya tampak begitu dekat di tengah isu cawapres yang menghangat.

"Tuang sareng Kang Emil, hatur nuhun kanggo oleh-oleh cilokna. Raos pisan," demikian pernyataan Prabowo dalam unggahannya yang mengaku mendapat oleh-oleh cilok dari Kang Emil--sapaan akrab Ridwan Kamil pada Rabu (14/9).

Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani, pun mengakui mantan Gubernur Jawa Barat itu sebagai salah satu tokoh yang diperhitungkan oleh Koalisi Indonesia Maju, untuk mendampingi Prabowo.

"Saya sudah bicara di sini tempo hari, kemungkinan Pak Ridwan Kamil, insyaallah. Dalam arti, terbuka peluang itu," kata Muzani ketika ditemui di Hotel Pullman, Kota Bandung, pada Rabu (13/9).

Disinggung mengenai kemungkinan pula Ridwan diusung oleh Ganjar, Muzani tak mempermasalahkannya. Dia menilai dua koalisi sedang saling melirik dalam menimbang Ridwan yang merupakan kader Golkar itu.