Golkar Rotasi Pimpinan Komisi di DPR, Berikut Daftar Lengkapnya

Fraksi Partai Golkar DPR melakukan rotasi sejumlah anggotanya yang menjabat sebagai pimpinan alat kelengkapan dewan (AKD). Beberapa posisi pimpinan komisi kini diisi oleh nama baru.
Salah satunya posisi Wakil Ketua Komisi III DPR yang kini ditempati Daniel Mutaqien Syafiuddin.
Berdasarkan surat penetapan susunan AKD Fraksi Golkar, terdapat sejumlah perubahan lainnya. Agung Widyantoro ditunjuk sebagai Ketua Komisi X DPR menggantikan Hetifah Sjaifudian.
Hetifah mendapat penugasan baru sebagai anggota Komisi VIII DPR.
Selain itu, Melchias Markus Mekeng ditunjuk sebagai Ketua Komisi XII DPR menggantikan Bambang Patijaya. Bambang kini menjabat sebagai Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Golkar di Komisi XII DPR.
Susunan Pimpinan Komisi Fraksi Golkar
Berikut susunan pimpinan komisi dari Fraksi Golkar setelah rotasi:
Komisi I DPR
Dave Laksono, Wakil Ketua
Nurul Arifin, Kapoksi
Komisi II DPR
Agun Gunanjar Sudarsa, Wakil Ketua
Ahmad Doli Kurnia, Kapoksi
Komisi III DPR
Daniel Mutaqien Syafiuddin, Wakil Ketua
Sari Yuliati, Kapoksi
Komisi IV DPR
Hanan A Rozak, Wakil Ketua
Komisi V DPR
Ridwan Bae, Wakil Ketua
Komisi VI DPR
Nurdin Halid, Wakil Ketua
Doni Akbar, Kapoksi
Komisi VII DPR
Lamhot Sinaga, Wakil Ketua
Komisi VIII DPR
Singgih Januratmoko, Wakil Ketua
Komisi IX DPR
Yahya Zaini, Wakil Ketua
Komisi X DPR
Agung Widyantoro, Ketua
Komisi XI DPR
Muhamad Misbakhun, Ketua
Komisi XII DPR
Melchias Markus Mekeng, Ketua
Bambang Patijaya, Kapoksi
Komisi XIII DPR
Dewi Asmara, Wakil Ketua
Golkar Sebut Rotasi sebagai Tour of Duty
Ketua Fraksi Golkar DPR M Sarmuji membenarkan adanya rotasi pimpinan komisi dari Fraksi Golkar. Menurut dia, sejumlah pimpinan komisi mengalami pergantian sebagai bagian dari rotasi penugasan.
“Bukan hanya Komisi II, ada beberapa pimpinan komisi yang mengalami pergantian. Ini tour of duty yang normal saja sesuai kebutuhan fraksi,” katanya.
Menurut Sarmuji, penempatan anggota di komisi yang berbeda dapat memperluas pengalaman serta kemampuan para anggota dewan.
“Penugasan di komisi yang berbeda akan memperkaya kemampuan anggota di berbagai sektor,” kata dia.
