Golkar soal Kans Bambang Susantono Kepala Otorita IKN: Sesuai Kebutuhan

Nama eks Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mencuat sebagai kandidat calon Kepala Otorita IKN. Namanya santer usai Presiden Jokowi menyatakan rencana untuk melantik Kepala Otorita Ibu Kota Negara dari kalangan nonparpol pekan depan.
Anggota Komisi II DPR Fraksi Golkar sekaligus Anggota Pansus UU IKN Zulfikar Arse Sadikin menilai ada kecocokan latar belakang Bambang dengan kebutuhan IKN. Apabila Bambang resmi ditunjuk sebagai Kepala Otorita IKN, kata Zulfikar, ini keputusan Jokowi yang diambil dari pertimbangan matang.
"Kalau dilihat dari kebutuhan, dengan background yang [sosok] disebut itu menurut saya sih ada kesesuaian. Background beliau, pengalaman beliau, dengan kebutuhan IKN ada kesesuaian," kata Zulfikar saat dihubungi, Kamis (23/2).
Meski demikian, Zulfikar menekankan Kepala Otorita IKN adalah sepenuhnya kewenangan Jokowi. Ini pun ditegaskan dalam UU IKN No.3 Tahun 2022 dinyatakan begitu.
Ia yakin, Jokowi sudah mendengar masukan dari pembantunya, berbagai kalangan, dan memiliki pertimbangan sendiri. Apa pun keputusan Jokowi, ia berharap Kepala Otorita sesuai dengan kebutuhan IKN.
"Kita kan mau buat IKN yang monumental, fenomenal, historical, green, modern, sustainable. Kira-kira orang seperti apa yang tepat? Kalau saya percaya apa pun keputusan Presiden terbaik," terangnya.
"Prinsipnya kita serahkan semuanya ke Presiden yang punya kewenangan. Mudah-mudahan orang itu sesuai yang dibutuhkan, mampu membangun, melibatkan semua pihak memastikan IKN demi Indonesia," tandas dia.
Bambang pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Perhubungan pada Kabinet Indonesia Bersatu II pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada periode 2010-2014. Ia juga sempat menduduki kursi Deputi Menko Perekonomian bagian Koordinasi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah periode 2007-2010.
Setelah mendapat gelar pendidikan S1 dari teknik Sipil ITB, Bambang mengambil pendidikan S2 yaitu jurusan Teknik Transportasi serta Perencanaan Wilayah dan di Kota University of California Berkeley Amerika Serikat. Ia kembali melanjutkan pendidikan di tempat yang sama, dengan mengambil jurusan Perencanaan Infrastruktur.
Sebagai akademisi, ia menyempatkan diri untuk mengajar di Pasca Sarjana Bidang Ilmu Teknik Universitas Indonesia. Bambang melakukan riset di bidang transportasi, terutama yang berkaitan dengan sosial perkotaan dan lingkungan hidup.
Saat ini, Bambang menduduki jabatan sebagai Wakil Presiden Knowledge Management and Sustainable Development di Asian Development Bank (ADB). Di ADB, Bambang mengawasi pengembangan publikasi dan laporan unggulan ADB mengenai indikator pembangunan Asia, outlook pembangunan Asia, dan indikator ekonomi.
