Golkar Sulsel Ancam Copot Ketua DPRD Lutim usai Video Viral Tolak Salaman Warga

14 Maret 2023 18:02 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ketua DPRD Luwu Timur (Lutim), Sulawesi Selatan, Aripin menolak bersalaman dengan warga. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ketua DPRD Luwu Timur (Lutim), Sulawesi Selatan, Aripin menolak bersalaman dengan warga. Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Partai Golkar Sulsel angkat suara terkait video viral Ketua DPRD Luwu Timur, Aripin yang menolak bersalaman dengan warga.
ADVERTISEMENT
Menurutnya, sikap Aripin selaku pejabat atau wakil rakyat tidak terpuji. Bahkan, Aripin diancam akan dicopot dari jabatan jabatannya.
"Sikap Aripin itu sangat tidak terpuji," kata Abbas Hady, selaku Wakil Ketua Golkar Sulsel, Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan kepada kumparan, Selasa (14/3).
Sikap yang dipertontonkan Aripin tersebut sangat disesalkan oleh DPD Partai Golkar Sulsel. Kata Abbas, perilaku Aripin tak sejalan dengan sikap dan karakter kepemimpinan yang dikembangkan oleh Golkar.
"Kelakuan Aripin, sangat jauh dari prinsip doktrin utama Golkar itu," ucapnya.
Ketua DPRD Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Aripin. Foto: Dok. Istimewa
Sehingga, pengurus Golkar Sulsel akan mengevaluasi Aripin. Terutama penugasan Aripin sebagai Ketua DPRD Lutim.
"Mudah-mudahan hasil evaluasi itu bisa menjadi dasar untuk melakukan penarikan Aripin dari penugasannya sebagai Ketua DPRD," tandasnya.
Sebelumnya, Ketua DPRD Luwu Timur, Sulsel, Aripin, jadi sorotan publik setelah menolak bersalaman dengan warga. Sikap wakil rakyat dari partai Golkar itu sempat terekam video dan viral di media sosial.
ADVERTISEMENT
Dari rekaman video, Aripin yang baru tiba di gedung DPRD Lutim tampak buru-buru masuk kantor. Saat di pintu masuk, Aripin berpapasan dengan salah seorang warga.
Warga yang mengenakan topi dan kemeja warna kuning itu mengajak Aripin untuk bersalaman. Namun Aripin mengabaikannya.
Salamannya tak direspons, warga itu hanya menyunggingkan senyum tipis. Lalu, ia pun berjalan keluar meninggalkan kantor DPRD Lutim tanpa menoleh ke belakang.