Greta Thunberg Puji Rakyat Indonesia yang Selalu Membela Palestina

9 September 2025 15:41 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Greta Thunberg Puji Rakyat Indonesia yang Selalu Membela Palestina
Aktivis lingkungan Swedia, Greta Thurnberg, menemui para relawan Global Sumud Flotilla yang bakal berlayar ke Gaza.
kumparanNEWS
Warga menyambut kedatangan Greta Thurnberg. Foto: Rizki Baiquni Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Warga menyambut kedatangan Greta Thurnberg. Foto: Rizki Baiquni Pratama/kumparan
ADVERTISEMENT
Aktivis lingkungan Swedia, Greta Thunberg, menemui para relawan Global Sumud Flotilla yang bakal berlayar ke Gaza. Pertemuan itu diadakan di Kantor Serikat Buruh Tunisia, Senin (9/9) sekitar pukul 19.30 waktu setempat.
ADVERTISEMENT
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah delegasi Indonesia yang tergabung dalam Indonesia Global Peace Convoy (IGPC) berbincang-bincang dengan Greta. Menurut salah satu relawan, Maimon Herawati, Greta menyampaikan bahwa berlayar ke Gaza adalah aksi kemanusiaan.
"Greta menyampaikan bahwa genosida terus berlangsung dan Gaza dikepung. Misi kita membuka kepungan, membangun koridor kemanusiaan. Gerakan kita ini non-violance, terdiri dari masyarakat sipil," kata Maimon saat dihubungi kumparan, Selasa (9/9).
Greta Thurnberg bertemu dengan sejumlah relawan Indonesia di kantor serikat buruh Tunisia, Senin (8/9/2025). Foto: Dok. Maimon Herawati ua
Maimon menyebut, Greta secara khusus memuji orang-orang Indonesia yang setia mendukung kemerdekaan Palestina. Greta menyebut orang-orang Indonesia berupaya besar untuk menghentikan genosida di tanah Palestina.
' I am impressed by what Indonesiaan people do for Palestine. You have massive effort. Thank you, (saya terkesan dengan apa yang dilakukan rakyat Indonesia untuk Palestina, kalian memiliki upaya yang besar)," kata Maimon menirukan ucapan Greta dalam bahasa Inggris.
ADVERTISEMENT
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah tokoh internasional juga hadir. Di antaranya adalah cucu Nelson Mandela, yaitu Madlan Mandela. Lalu ada juga utusan khusus PBB untuk Palestina, Francessa Albanesse. Kemudian ada pula aktivis Brasil Thiago Avila.
Kalau tidak aral melintang, kapal-kapal relawan dari seluruh dunia akan berlayar pada Rabu, 10 September besok. Sebanyak 44 negara dan lebih dari 50 kapal terlibat dalam aksi menembus blokade Gaza.