Gubernur Bali soal Diomeli Pegawai SPBU: Jangan Ngeluh, Gak Boleh Merasa Capek

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Bali, Wayan Koster, ketika dimintai keterangan mengenai kelangkaan BBM di Bali, Sanur, Denpasar, Selasa (13/10/2026). Foto: Sandra Gisela/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Bali, Wayan Koster, ketika dimintai keterangan mengenai kelangkaan BBM di Bali, Sanur, Denpasar, Selasa (13/10/2026). Foto: Sandra Gisela/kumparan

Gubernur Bali Wayan Koster diomeli pegawai SPBU saat melakukan peninjauan di salah satu SPBU di Bali pada Kamis (15/10).

Pegawai tersebut mengomel karena lelah usai Koster meminta mereka bekerja terus melayani pembeli bahan bakar.

Terkait hal itu, Koster meminta petugas tidak mengeluh.

“Enggak usah, jangan ngeluh. Layani konsumen. Walaupun capek, ya layani. Enggak boleh merasa capek,” kata Koster saat ditanya mengenai keluhan pegawai SPBU, Kamis (15/10).

TNI Bantu Gantikan Petugas SPBU

Koster mengakui pegawai SPBU mungkin mengalami kelelahan dalam menjalankan tugasnya. Namun, ia menyebut petugas TNI turut membantu pada malam hari.

“Ya mungkin kecapekan, ya. Tapi untuk malam petugasnya dari TNI,” ujarnya.

Koster menjelaskan, operasional SPBU selama 24 jam saat ini baru berjalan di 50 SPBU dari total 66 SPBU yang direncanakan. SPBU tersebut berada di wilayah Denpasar dan Badung.

“Di progresnya 50. Berprogres di 50. Rencananya 66 SPBU, tapi baru bisa jalan 50 SPBU,” kata Koster.

Saat ditanya mengenai jumlah personel TNI yang ditugaskan di setiap SPBU, Koster menyebut jumlahnya bervariasi, yakni satu hingga dua personel.

Koster juga mengiyakan saat ditanya apakah keluhan pegawai tersebut merupakan bentuk pelampiasan kelelahan. Ia menyatakan tidak mempermasalahkan hal itu.

“Ya, ya, ya,” kata Koster.

Ketika kembali ditanya apakah persoalan tersebut menjadi masalah, Koster menjawab, “Ya, enggak ada masalah.”