Gubernur Lemhannas Nilai Korupsi Jadi Penghambat Terbesar Pembangunan Nasional

1 Januari 2022 21:01
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Gubernur Lemhannas Nilai Korupsi Jadi Penghambat Terbesar Pembangunan Nasional (75417)
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Lemhannas RI, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo. Foto: Nugroho Sejati/kumparan
ADVERTISEMENT
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Letjen TNI Agus Widjojo menilai korupsi menjadi salah satu faktor terbesar penghambat pembangunan nasional. Agus menekankan perlu ada upaya meningkatkan efektivitas pemberantasan korupsi.
ADVERTISEMENT
"Penghambat terbesar terhadap proses pembangunan di negara mana pun diakui datang dari tindak pidana korupsi," kata Agus dalam Pernyataan Akhir Tahun 2021 Lemhannas RI, dikutip Sabtu (1/1).
Agus menjelaskan, untuk menjamin kelancaran program pembangunan diperlukan tetap menjaga momentum serta meningkatkan efektivitas program pemberantasan korupsi.
Dua sisi pokok itu dinilainya bisa membangun Indonesia semakin kuat dan sejahtera pada tahun 2022 ini, dengan memanfaatkan berbagai peluang dan kemajuan di berbagai bidang.
"Namun, tetap selaras dengan nilai-nilai Pancasila," tegas Agus.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Ia juga menyoroti implementasi Pancasila yang penting dilakukan, dalam upaya menguatkan identitas dan karakter bangsa. Agus merincikan, ciri-ciri manusia Indonesia yang memiliki identitas dan berkarakter kuat adalah punya rasa ingin tahu yang tinggi, berpikiran kritis dan kreatif, serta berani mempelajari hal-hal baru.
ADVERTISEMENT
Lalu juga berani mengemukakan pendapat dan argumen yang persuasif dan tajam, baik itu dalam berbicara dan menulis.
Dalam kesempatan itu juga, Agus menegaskan pentingnya sinkronisasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembuatan dan implementasi keputusan serta kebijakan.
Sebab, pemerintah daerah akan berjalan lebih baik dan efektif apabila perencanaan pembangunan yang berdasarkan aspirasi masyarakat juga disandarkan kepada perencanaan pembangunan nasional.
"Dari sisi perencanaan, keselarasan visi-misi pemerintah pusat dan daerah diperlukan untuk menjamin kesinambungan pembangunan nasional," tutup dia.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020