Gubernur Lemhannas: Prabowo Titip Pendidikan TNI-Polri dan Jaga Nilai Kebangsaan
ยทwaktu baca 2 menit

Politikus Golkar Ace Hasan Syadzily resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas). Ia dilantik di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/10).
Ace membeberkan ada tiga hal yang ditekankan Prabowo kepada dirinya.
"Saya ditugaskan oleh Bapak Presiden untuk menjadi Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia atau Lemhannas RI yang tugas dan fungsinya itu terdiri atas tiga hal," ucap Ace.
Pertama, Ace diminta menyempurnakan pendidikan bagi calon pemimpin nasional baik ASN, TNI maupun Polri.
"Dan pendidikan itu diarahkan kepada upaya agar para pemimpin nasional memiliki pemahaman yang komprehensif, integral, holistik tentang geopolitik, geostrategi, terutama menghadapi tantangan yang akan dihadapi oleh bangsa kita," ucap dia.
Ace menjelaskan, upaya menuju Indonesia Emas 2045 bukan sesuatu yang mudah. Diperlukan kerja keras dan pendekatan yang holistik dari semua komponen termasuk para birokrasi, TNI, Polri,
"Sehingga memiliki arah yang sama menuju cita-cita kebangsaan kita dalam rangka bagaimana bangsa kita memiliki resiliensi atau ketahanan di dalam menghadapi, mewujudkan cita-cita proklamasi," kata Ace.
Kedua, Ace mengatakan Lemhannas harus menjadi lembaga yang memberikan masukan dan menjadi lembaga think tank bagi Presiden dalam memberikan satu masukan terkait berbagai isu terutama isu internasional, regional maupun nasional.
"Karena sekali lagi, di minta atau tidak di minta tentu kami punya kewajiban untuk memberikan masukan-masukan sebagai lembaga think tank," ucap dia.
Ketiga, Prabowo mendorong agar Lemhannas terus melakukan sosialisasi dan pemantapan nilai-nilai kebangsaan.
"Saya kira posisi ini sangat penting karena kita tahu bahwa di tengah arus globalisasi dan digitalisasi seperti sekarang ini pemantapan nilai-nilai kebangsaan merupakan sesuatu yang sangat penting dalam rangka menjaga ketahanan nasional kita," ucap dia.
