Gugatan Cerai Ahok ke Veronica dan Pernyataan Lengkap Pengacara

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
video youtube embed

Jagat maya bergemuruh. Surat gugatan cerai mantan gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke istrinya, Veronica Tan, beredar luas sejak Minggu malam (7/1). Antara percaya-tak percaya, ragam komentar lantas beredar kencang.

Pagi ini, Senin (8/1), salah satu pengacara Ahok, Josefina Agatha Syukur, membenarkan kabar tersebut--yang sebelumnya telah diiyakan oleh orang di lingkaran dekat Ahok namun tak mau disebutkan namanya.

Berikut pernyataan lengkap Josefina:

Ini masalah privat sekali. Kalau perceraian, secara kode etik saya tidak boleh mengungkapkan apapun masalahnya. Masalahnya sudah kami uraikan semua dalam gugatan.

Saya dipanggil (Ahok ke Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok) tanggal 4, disuruh bikin surat kuasa (permohonan cerai). Kan nggak mungkin Pak Ahok yang ke sini (kantor pengacara).

(Surat itu diminta) dibawa ke sana (Pengadilan Negeri Jakarta Utara). Saya dan Bu Fifi (anggota tim pengacara Ahok).

Tanggal sidang belum keluar. Hari ini saya baru mau pergi lagi ke pengadilan, ambil surat kuasanya.

Jadi memang ada (permohonan cerai), tapi surat (yang beredar di luar) belum saya baca, soalnya itu secara hukum harusnya nggak boleh keluar.

Surat gugatan cerai Ahok. (Foto: Dok. Istimewa)

Saya baru tahu tadi malam (surat itu beredar). Banyak sekali (pertanyaan) masuk (ke ponsel saya), sekitar 100-an lebih, sampai pusing saya lihatnya. Saya nggak baca lagi, lihat-lihat saja, lalu tidur.

(Pekan lalu), setelah saya dikasih tahu (masalahnya), semua (syarat permohonan cerai) sudah lengkap menurut hukum, baru saya bersedia mengajukan (surat permohonan cerai).

Ahok dan Veronica Tan. (Foto: Hafidz Mubarak/Antara)