Gunarti Sebenarnya Ingin Tumpahkan Uneg-uneg ke Jokowi

Gunarti, perempuan Kendeng, Rembang, Jawa Tengah menangis di balik pilar Istana Negara. Dia tidak berfoto dan bersalaman seperti rekan-rekannya dari Aliansi Masyarakat Adat dengan Presiden Jokowi.
Baca juga: Gunarti Menangis di Balik Pilar Istana Negara
Gunarti yang diwawancarai wartawan usai bertemu Presiden, Rabu (22/3), menyampaikan, sebenarnya dia sangat ingin bertemu dan berbicara dengan presiden.
"Sebenarnya saya itu dari Jateng, dari pegunungan Kendeng. Dan harapan saya, saya bisa bertemu dengan Jokowi. Saya akan mengungkapkan apa yang jadi uneg-uneg semua saudara saya yang ada di Kendeng. Sekarang lagi mengalami keterancaman dan sampai kemarin melakukan aksi mengecor kaki, itu karena kami saking cintanya sama ibu pertiwi, bumi. karena kami tidak bisa hidup tanpa ibu bumi," jelas Gunarti.
Harapan saya, ya petani biar bertani, yang sawah tetap sawah, yang gunung tetap gunung, yang laut biar laut, biar Indonesia tetap Indonesia seperti yang dipesankan Pak Karno
Gunarti menyampaikan, kesempatan dia untuk berbincang tidak ada. Gunarti menyebut, inginnya dia bicara baik-baik dikasih waktu, dari hati ke hati.
"Ibaratnya antara anak sama bapak, gitu. tapi, saya enggak punya kesempatan itu. ya. Saya datang di sini, sebenarnya harapanya saya punya waktu untuk bicara," tegas dia.
Gunarti mengaku sebenarnya dia ingin menembang dan berbicara tentang masyarakat Kendeng di depan Jokowi. Tapi sama sekali tidak ada kesempatan.

