Gunung Berapi Paling Aktif di Rusia Erupsi, Penerbangan Berpotensi Terganggu

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gunung Shiveluch di Rusia. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Gunung Shiveluch di Rusia. Foto: Shutterstock

Gunung berapi Shiveluch di Rusia erupsi pada Selasa (11/4). Muntahan abu menutupi langit di semenanjung Kamchatka.

Otoritas vulkanologi setempat menyebut, erupsi berpotensi mengganggu penerbangan di daerah setempat.

Tim Respons Erupsi Gunung Berapi Shiveluch (KVERT) telah mengeluarkan kode merah aviasi setelah erupsi. Mereka melaporkan awan abu hasil erupsi mengarah ke sebelah utara dan barat daya Shiveluch.

"Erupsi ekstrusif dari gunung berapi terus berlanjut. Letusan abu naik sampai 15 kilometer di atas permukaan laut dapat terjadi kapan pun," kata KVERT seperti dikutip dari AFP.

"Aktivitas yang masih berjalan dapat berimbas pada penerbangan jarak dekat dan internasional," sambung mereka.

Dari laporan KVERT, gunung berapi Shiveluch berusia 60 ribu sampai 70 ribu tahun. Ia merupakan salah satu gunung berapi paling aktif di Rusia.

Semenanjung Kamchatka tempat gunung berapi Shiveluch merupakan wilayah jarang penduduk. Hanya ada kurang dari 12 ribu orang di radius 100 kilometer dari Kamchatka.