Gunung Merapi Keluarkan Suara Gemuruh, Ini Penjelasan BPPTKG

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Fotografer mengawasi Gunung Merapi di DI Yogyakarta, Jumat (6/11). Foto: Agung Supriyanto/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Fotografer mengawasi Gunung Merapi di DI Yogyakarta, Jumat (6/11). Foto: Agung Supriyanto/AFP

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menjelaskan suara gemuruh yang terdengar di lereng Gunung Merapi adalah suara guguran. Guguran tersebut terjadi karena adanya tekanan magma ke permukaan.

"Pada saat ada tekanan magma ke permukaan maka ada guguran-guguran yang terjadi. Jadi material yang di puncak itu tidak stabil sehingga dia nggelundung (menggelinding). Suara nggelundungnya ini yang membuat suara gemuruh tadi," kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida kepada wartawan, Senin (16/11).

Hanik menjelaskan terkait suara gemuruh seperti ini, mayoritas masyarakat di lereng Merapi sudah mengerti.

"Saya kira masyarakat sudah mengerti. Toh masyarakat sebagian bagaimana harus bersikap sudah kita sosialisasikan terus," katanya.

"Ya selalu kalau imbauan ikuti terus informasi BPPTKG kalau ragu-ragu dikonfirm saja ke kami," katanya.

Dalam catatan Laporan Aktivitas Gunung Merapi oleh BPPTKG hari ini periode pengamatan pukul 06.00 WIB sampai 12.00 WIB, suara guguran 2 kali yaitu lemah-sedang terdengar dari PGA Babadan. Sementara jumlah guguran berjumlah 21 dengan amplitudo 4-70 mm dan durasi 12.5-81.1 detik.

Lalu dalam laporan Aktivitas Gunung Merapi hari ini periode pengamatan hari ini pukul 12.00 sampai 18.00 WIB terdengar suara guguran dari PGM Babadan sebanyak 2 kali pada pukul 17.37 dan 17.39 WIB. Sementara jumlah guguran 15 kali dengan amplitudo 3-45 mm dan durasi : 12.7-57.9 detik.

Sebelumnya, BPPTKG telah menaikkan status Gunung Merapi dari Waspada atau level II ke Siaga atau level III sejak 5 November lalu. BPPTKG pun meningkatkan radius potensi bahaya dari 3 km menjadi 5 km dari puncak Gunung Merapi.

embed from external kumparan