Guru Besar UGM yang Tewas Terseret Ombak di Gunungkidul: Prof Samekto Wibowo

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang wisatawan di Pantai Pulang Sawal, Tepus, Kabupaten Gunungkidul dilaporkan meninggal dunia usai sempat terseret ombak pada Sabtu (24/2022). Korban diketahui merupakan seorang guru besar. (Dok SAR Gunungkidul)
zoom-in-whitePerbesar
Seorang wisatawan di Pantai Pulang Sawal, Tepus, Kabupaten Gunungkidul dilaporkan meninggal dunia usai sempat terseret ombak pada Sabtu (24/2022). Korban diketahui merupakan seorang guru besar. (Dok SAR Gunungkidul)

Rektor UGM Prof Ova Emilia mengatakan, Guru Besar FKKMK UGM yang meninggal dunia usai sempat terseret ombak di Pantai Pulang Sawal, Kabupaten Gunungkidul, adalah Prof Samekto Wibowo.

Korban diketahui saat itu sedang reuni dengan teman-temannya angkatan 62-65 dan berjalan-jalan di pantai.

"Memang betul (Prof Samekto). Jadi sedang reuni sejak semalam. Nah lagi foto-foto, kebetulan kan ada salah satu Prof yang mempunyai vila di pantai situ kelihatannya lagi foto-foto terus kemudian ada ombak beliau jatuh katanya, jadi tertelungkup gitu terus ada ombak lagi terseret belum sempat bangun," kata Ova melalui sambungan telepon dengan wartawan, Sabtu (24/9).

kumparan post embed

Jenazah korban saat ini masih berada di RSUD Wonosari. Ova mengatakan, FKKMK dan UGM sangat kehilangan dengan meninggalnya Prof Samekto.

"Beliau orang yang sangat baik kebetulan saya sangat dekat ya, orangnya sabar dan kalau misalnya kalau ngajarin itu sabar banget, dan orangnya tidak neko-neko kok. Jadi kita sangat kehilangan beliau," katanya.

Ova menjelaskan, almarhum selama ini mengajar mikrobiologi. Almarhum merupakan ahli di bidang keilmuan penyakit syaraf.

Sementara, soal kapan almarhum akan dimakamkan, Ova mengatakan bahwa hal tersebut masih dirembuk.

"Masih dirembuk belum ada keputusan," katanya.