Guru di Luwu Utara Bicara Peran Dasco di Balik Rehabilitasi Pemberian Prabowo
·waktu baca 2 menit

Presiden Prabowo Subianto merehabilitasi nama baik dan hak-hak dari Abdul Muis dan Rasnal, dua guru di Luwu Utara, Sulawesi Selatan, yang dipecat akibat membantu keuangan guru honorer.
Abdul Muis mengatakan penerbitan SK Rehabilitasi Presiden tidak lepas dari peran Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
"Pak Dasco yang memfasilitasi pertemuan antara kami dengan Bapak Presiden," kata Abdul dalam keterangannya, Kamis (13/11).
Bagi dia, Dasco berperan dalam menyelesaikan kasus tersebut, termasuk terbitnya SK Rehabilitasi Presiden. Abdul lantas menyampaikan terima kasih kepada Ketua Harian Partai Gerindra tersebut.
"Bapak Sufmi Dasco mengambil peran yang luar biasa, yang tidak kalah pentingnya dengan peran yang diambil oleh Bapak Prabowo," tegas dia.
Kasus ini bermula pada tahun 2018. Saat itu Abdul Muis menjabat sebagai Kepala SMAN 1 Luwu Utara dan Rasnal sebagai Bendahara Komite. Mereka mendapat persoalan, ada guru honorer yang sudah 10 bulan tak gajian.
Iuran terkumpul, dan tak ada paksaan pada penggalangan dana itu. Namun, ada satu LSM yang melaporkan tindakan tersebut, bahwa dua guru itu dituding telah melakukan korupsi.
Kasus ini lalu diproses polisi. Kemudian proses hukumnya berjalan cepat. Keduanya mendapat vonis dari Mahkamah Agung, dan mereka berdua dipecat sebagai ASN.
Dalam perjalanan hukumnya, dua guru ini divonis bebas oleh Pengadilan Tipikor Makassar pada 2022 karena tindakan mereka dianggap tidak memenuhi unsur tindak pidana korupsi, melainkan kesalahan administratif dalam struktur komite sekolah.
"Dewa Penolong yang kami sendiri tidak pernah prediksi akan endingnya seperti itu, yang kami bayangkan itu adalah SK (rehabilitasi/pemulihan nama baik) nah Bapak pribadi Prabowo ini sebagai seorang patriot, sekaligus sebagai humanis sejati," kata Abdul Muis melanjutkan.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto "Jadi atas nama PGRI, sampaikan dan tegaskan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Bapak Presiden, pejuang kemanusiaan," tambahnya.
