Guru SMP di Depok Diduga Lecehkan Siswinya: Bicara Mesum hingga Remas Bokong

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pelecehan seksual Foto: Maulana Saputra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pelecehan seksual Foto: Maulana Saputra/kumparan

Seorang guru SMP di Depok, Jawa Barat, diduga melakukan pelecehan seksual kepada siswinya. Setidaknya ada tiga siswi yang mengaku jadi korban kebejatan pelaku tersebut.

Kasus ini ramai di media sosial. Dalam unggahan yang dilihat kumparan disebutkan setidaknya ada sembilan orang korban. Pelecehan seksual yang dilakukan beragam, mulai diajak ngobrol mesum, meremas bokong, hingga mengajak hubungan badan.

Beberapa di antaranya sudah melaporkan kasus ini ke pihak sekolah. Namun pelaku masih bisa bekerja sebagai guru di sekolah itu hingga saat ini.

Adapun kasus pelecehan ini terungkap dari pengakuan korban berinisial V, siswi kelas 7. Ia mengaku pelaku mengajaknya berbicara hal mesum. Tindakan itu membuatnya tidak nyaman hingga merekamnya sebagai bukti. Dari pengakuan inilah kemudian terungkap adanya korban lain.

Dalam unggahan itu disebutkan sejumlah siswa kelas 9 bahkan pernah akan melakukan demo terkait kasus itu. Namun, pihak sekolah melarangnya.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok mengaku sudah mengetahui adanya dugaan kasus pelecehan seksual tersebut. Kasusnya tengah ditangani Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) pada Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Depok.

"Sedang ditangani oleh UPTD PPA," kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Depok Siti Chaerijah Aurijah dikonfirmasi, Kamis (22/5).

Sementara itu Kepala DP3AP2KB Kota Depok Nessi Annisa Handari mengaku kasusnya sedang didalami. Tim PPA telah mendatangi sekolah untuk mengusutnya.

"Kami masih mendalami kasus ini. Sudah melakukan kunjungan ke sekolah," ucap Nessi.