Gus Choi Tegaskan Ada Andil Gus Yahya-Gus Ipul di Pendirian PKB

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Politikus PKB Effendy Choirie atau Gus Choi (kanan) bersama Ketua Lembaga Ta'lif Wan Nasyr PBNU Ishaq Zubaedi Raqib saat memberikan keterangan pers di Kantor PBNU, Jakarta, Rabu (7/8/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Politikus PKB Effendy Choirie atau Gus Choi (kanan) bersama Ketua Lembaga Ta'lif Wan Nasyr PBNU Ishaq Zubaedi Raqib saat memberikan keterangan pers di Kantor PBNU, Jakarta, Rabu (7/8/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Ketua DPP Partai NasDem dan juga eks Politikus PKB, Effendy Choirie alias Gus Choi, menegaskan ada peran Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf alias Gus Ipul dalam pendirian PKB.

Mulanya dia menjelaskan proses awal pendirian PKB.

Gus Choi menuturkan, awalnya Mantan Ketua Umum PBNU, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, menerima aspirasi dari warga Nahdliyin agar NU memiliki partai.

"Pertama, ketika Gus Dur jadi Ketua Umum PBNU, memberikan atas desakan warga NU, politikus NU, aktivis NU, NU harus memiliki partai sendiri, NU-nya tetap sebagai organisasi keagamaan kemasyarakatan. Jadi yang kita kenal, kita sebut sebagai NU. Jadi itu artinya tidak menjadi partai politik," kata Gus Choi di Plaza PBNU, Jakarta, Rabu (7/8).

Akhirnya, Gus Dur memberikan surat tugas kepada 5 orang untuk mendirikan partai dan merumuskan visi misi pendirian partai. Kelima orang itu adalah Gus Dur, Rais Aam PBNU Ilyas Ruhiat, Rais Suriyah PBNU Mustofa Bisri atau Gus Mus, Muchit Muzadi, dan Munasir Ali.

"Maka surat tugas itu diketuai Pak Ma'ruf Amin, lima orang, kemudian dibantu oleh sembilan orang tim asistensi, diketuai oleh Arifin Junaedi, di situlah kemudian membuat satu Mabda Siasi," lanjut dia.

Gus Choi melanjutkan, setelah visi misi dan ideologis partai disusun, kelima orang itu kemudian mengajukan pendaftaran ke Departemen Kehakiman —saat ini, Kemenkumham—. Namun, tidak bisa hanya 5 orang deklarator dan 9 tim asistensi, melainkan ada syarat untuk memenuhi KTP sebanyak 50 orang.

"Siapa di dalamnya? Selain nama-nama itu, Gus Dur dan seterusnya, juga ada nama Gus Yahya, ada namanya juga ada, ada nama Gus Saipul ada, termasuk ada nama-nama saya, ada Ali Masykur, Arifin Junaedi dan lain-lain," lanjutnya.

Sehingga, Gus Choi menegaskan bahwa ada peran PBNU dalam pendirian PKB. Karena yang mendirikan PKB adalah warga Nahdliyin.

"Jadi saudara-saudara berarti kehadiran PKB yang ada sekarang ini tetap terkait dengan NU. Nah, NU sebagai pendiri, dengan tadi yang saya jelaskan tadi maka kesimpulannya yang mendirikan PKB berarti NU, berarti PBNU yang merepresentasikan warga NU," pungkas Gus Choi.