Gus Joy, Saksi yang Bikin Ahok Geleng-geleng Kepala

Gus Joy Setiawan bikin tim pengacara Basuki Tjahaja Purnama geleng-geleng kepala di sidang perkara penistaan agama. Saksi ketiga di persidangan yang digelar Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Auditorium Kementerian Pertanian itu berkali-kali mengaku lupa.
“Saya tak ingat, lupa, tidak hafal,” kata Gus ketika menjawab pertanyaan tim pengacara, Selasa, (3/1). Ini termasuk saat ditanya tentang berita acara pemeriksaannya sendiri.
Gus pernah maju sebagai bakal calon Gubernur DKI Jakarta. Dia kemudian menjadi salah satu pelapor Ahok dalam dugaan penistaan agama.
Mengenakan peci hitam, Gus mengaku berprofesi sebagai penasihat hukum yang belum pernah disumpah. Saat ditanya tentang riwayat pendidikannya pun, Gus malah keberatan menjawab.
“Kami keberatan dengan kelayakannya,” kata Sirra Prayuna, salah satu pengacara Ahok, kepada majelis hakim.
Belum selesai urusan tentang Gus yang mendadak sering lupa, giliran Ahok yang dibuat kesal. Musababnya, Gus mengaku terafiliasi dengan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Agus Harymurti Yudhoyono dan Sylviana Murni.
“Ya saya memang berhubungan dengan calon gubernur nomor urut 1 itu,” kata Gus.
Ahok pun angkat bicara. “Saya merasa dirugikan dengan saksi ini, karena berafiliasi dengan cagub nomor urut 1, saya juga merasa orang ini ada dendam pribadi,” katanya.
Ahok didakwa melakukan penistaan agama saat berpidato di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016. Dalam surat dakwaan yang disusun penuntut umum, Ahok diduga melanggar Pasal 156 a huruf a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) atau Pasal 156 KUHP.
